Bangunan & Stabilitas Kapal

=>.a.Jelaskan bagaimana percobaan stabilitas

( INCLINING EXPERIMENT ) di lakukan ?

b.Sebutkan hasil yang di peroleh dari percobaan tersebut.

Jawab :

a.Percobaan stabilitas pada sebuah kapal untuk mengetahui letak titik berat G kapal kosong dengan cara kapal di buat miring dengan menggeser sebuah bobot secara melintang di deck sehingga kapal senget pada sudut yang kecil, penyimpangan di ketahui dengan tali bandul yang di gantung bebas sehingga dapat di ketahui besarnya sudut penyimpangan dan biasanya di lakukan pada saat kapal selesai di bangun.

b.Yang di hailkan dari percobaan stabilitas :

- Untuk dapat mengetahui letak titik G kapal kosong

- Untuk dapat mengetahui GM

=>.a.Jelaskan mengapa pada kapal yang memuat biji-bijian & mengoleng dapat terjadi

“Free Surface Effect”

b.Terangkan pengaruhnya terhadap GM

( Tinggi Metacentris ) kpl !

Jawab :

a.Karena muatan biji-bijian tersebut akan bergerak bebas secara transversal sehingga bias menyebabkan titik berat akan berpindah.

b.Karena apabila terjadi pergeseran muatan, maka titik berat muatan akan berpindah, Sehingga nilai GM pun akan berubah

=>.Terangkan dengan singkat apa yang di maksud dengan :

a.Angle of Loll & tuliskan rumus untuk menghitungnya !

b.Capsizing Moment

c.Inclining Experiment

Jawab :

a.Angle of Loll :

- Bila terjadi sudut senget yang lebih besar, maka titik B yang menekan ke atas akan bergerak terus keluar hingga menjadi segaris dengan gaya yang menekan ke bawah, maka lengan penenggaknya ( GZ ) = 0 & kapal akan bersandar pada sudut senget atau kemiringan sebuah kapal akibat GM kapal Negative ( BM negative )

Rumusnya :

b.Capsizing Moment Or Moment :

- Penyenget adalah sebuah moment yang terbentuk pada stabilitas awal negative, di mana jika kapal mengoleng oleh pengaruh luar moment tersebut akan membuat kapal bertambah senget & sewaktu-waktu dapat membuat kapal terbalik

c.Inclining Experiment :

- Percobaan stabilitas pada sebuah kapal untuk mengetahui letak titik berat G kapal kosong dengan cara menggeser sebuah bobot secara melintang di deck sehingga kapal senget pada sudut yang kecil, penyimpangan di ketahui dengan tali bandul yang di gantung bebas sehingga dapat di ketahui besarnya sudut penyimpangan & biasanya di lakukan pada saat kapal selesai di bangun

=>.Sebuah kapal berada di pelabuhan dalam keadaan miring 7º ke kanan, akan memuat sebanyak 400 ton, yang di letakkan sebagian dengan titik berat 8m di kiri bidang si metri dan sisanya dengan titik berat 4 m di kanan bidang simetri kapal .

- Diketahui : Displacement 8000 ton

KM = 9 m

KG = 8 m, tg 7º = 0,123

- Ditanyakan : Hitung pembagian bobot di kanan

dan di kiri di bidang simetri kapal,

agar kapal dapat tegak kembali !

Jawab :

GM  = KM – KG = 9 – 8 = 1 m

GG1 = GM x tg 7º

= 1 x 0 , 123

= 0,123

W

D

Mka

Mki

8000

0,123

984

-

X

8

-

8x

400x

4

1600x

-

2584 – 4x      8x

Mka             =  Mki

2584 – 4x    = 8x

2584            = 8x + 4x

X                 = 2584

12

= 215,3 ton

Muatan di kiri       =  215,3 ton

Muatan di kanan   =  400 – 215,3 = 184,7 T

=>.Sebutkan semua jenis-jenis gading dalam konstruksi kapal dan penempatannya masing-masing :

Jawab :

Jenis-jenis Gading :

- Gading haluan terdapat di depan sekat pelanggaran

- Gading agung terdapat di tengah panjang kapal

- Gading buritan terdapat di belakang sekat buritan

- Gading simpul terdapat di antara sekat buritan dan gading buritan

- Gading serang terdapat di tempat-tempat yang memerlukan kekuatan ekstra spt di KM

=>.Data-data apakah yang dapat di peroleh dari Doc. Stabilitas kapal berikut :

a.DWT Scales

b.Hydrostatic Curves

c.Cross Curves

Jawab :

a.DWT Scales :

- Draft kapal

- Displacement air laut dan air tawar

- TPC air laut dan air tawar

- Freeboard dan Plimsoll Mark

- MCTC di air laut

- DWT di air tawar dan air laut

- light Displacement dan KG kapal kosong

b.Hydrostatic Curves :

- Draft kapal ( Interpolasi draft )

- Displacement dari kedua data tersebut kita bias mendapat TPC, LCB, LCF, TRIMMING MOMENT, & MCTC

c.Cross Curves:

- Metode GZ adalah sudutkemiringan kapal di mana sudut kemiringan di peroleh dari interpolasi antara GZ dengan displacement kapal.

- Metode GM adalah sudut kemiringan kapal di mana sudut kemiringan di peroleh dari interpolasi antara draft kapal dengan GM kapal.

GG’    = 160  = 0,019 m

8500

TgӨº =  GG’  = 0,019 = 0,014 = 0,8º

GM”    1,35

Jadi kondisi kapal sekarang senget 0,8º ke kiri

=>.Sebutkan Fungsi dari :

a.Geladak

b.Double Bottom

c.Lunas Samping

d.Striker Plate

Jawab :

a.Geladak :

- Untuk membagi kapal ata beberapa tingkat

- Untuk menahan beban di atasnya dan membagi beban tersebut ke gading-gading

- apabila di dalam palka, berfungsi membagi / memisahkan muatan

b.Double Bottom :

- Bila kapal kandas / bocor maih ada dasar yang kedap air

- sebagai ruang muatan cair, air ballast, air tawar dan bahan bakar

- Membantu mengatur stabilita kapal

- Menambah kekuatan melintang kapal

c.Fungsi Lunas Samping :

- Mengurangi periode olengan kapal

- Memperbesar hambatan air sehingga amplitude olengan menjadi kecil

- Olengan kapal yang terjadi dir edam sehingga sudut olengan menjadi kecil

d.Fungsi Striker Plate :

- Sebagi pelindung / penahan batu agar tidak mengenai langsung dasar tangki / got ballast, dengan demikian tangki / got tersebut akan terhindar dari kebocoran karena soundingan yang di lakukan setiap harinya.

=>.Sebutkan :

a.Dua cara memperkuat sudut sekat / Bulkhead

b.Fungsi Cofferdam di Double Bottom

c.Ketentuan / penempatan pintu kedap air klas 1

Jawab :

a.Dua ( 2 ) cara memperkuat suatu sekat yaitu :

- Dengan mempertebal bagian bawah sekat di bandingkan bagian atas

- Dengan menggunakan shifferers di sekeliling sekat

b.Fungsi Couferdam di Double Bottom :

- Yaitu untuk memisahkan Dua ( 2 ) buah tangki yang memiliki / di isi dua ( 2 ) buah muatan / cairan yang berbeda

c.Ketentuan / penempatan pintu kedap air klas 1 yaitu :

- Harus dapat dibuka / di tutup pada kemiringan kapal 15º

- Harus di pasang dengan system control dari alat-alat mekanik listrik & elektronik

- Harus di pasang indicator menunjukkan terbuka / tertutup

- Plate yang di angkat tidak boleh di pasang sekat, kecuali sekat pada kamar mesin

- semua pintu kedap air harus dalam keadaan tertutup selama pelyaran

- harus di lengkapi alat-alat bagian yang dapat di gunakan untuk menutup / membuka pintu dengan cepat dan dapat di layani dari kedua sisi pintu

- Pintu kedap air di tempatkan pada ruang – ruang penumpang, awak kapal dan ruang kerja

- Pintu kedap air hanya boleh di pasang di atas garis muat & dengan cepat dapat di buka / di tutup dengan cara memutar pasak.

=>.Kapal masuk pelabuhan dengan Displacement 8200 ton an sarat rata-rata 64 dm, KG = 6,2 m akan melakukan kegiatan Sebagai berikut :

Muat  : 3600 ton beras di Lower Twin Deck yang titik beratnya 6,5 m di atas lunas

Bongkar  : 2000 ton plat besi di Lower Hold yang titik beratnya 3,5 m di atas lunas

Isi : 200 ton air tawar di afterpeak Tank yang titik beratnya 2,5 m di atas lunas.

TPC : 20 ton, KM akhir : 8,0 m

Pemakaian oprating load selama di pelabuhan

di abaikan

Hitung :    a. Sarat rata-rata elesai kegiatan !

b.GM akhir kapal

Jawab :

a.▲W              = 11.800 – 8200 = 3600 tons

▲Draft         = ▲W = 3600  =  180cm

TPC      20

=  1,8 m

Sarat rata-rata           :  6,4m

▲Draft                     : 1,8 m     +

Sarat akhir                : 8,2 m

Jadi sarat rata-2 selesai kegiatan adalah = 8,2 m

b.

No

Item

W

VCG

Moment

01

8200

6,2

50.840

02

+

3600

6,5

23.400

03

-

200

3,5

700

04

+

200

2,5

500

∑W     : 11.800 ∑Moment : 74.040

KG Bru       =  ∑ W  =  74.040  = 6,27 m

∑ Mo     11.800

GM Akhir   = KM – KG Baru

= 8 – 6,27

=  1,73

=>.Terangkan cara menetapkan nilai VCG

( Vertical Centre Gravity ) bagi :

a.Muatan general cargo yang tidak penuh dalam suatu palka !

b.Muatan container pada setiap BAY, ROW, TIER

Jawab :

a.Dengan cara perhitungan moment di mana mencari dahulu nilai VCG dari masing-masing muatan-muatan tersebut

b.Dengan cara di hitung setiap BAY, ROW dan TIER baik on deck maupun di dalam palka yangdi hitung dari lunas ke perpotongan diagonal cotaine

=>.sebuah tongkang yang berbentuk Box memiliki panjang 32 m. Displacement 352 T

bila dalam keadaan kosong, terbagi dalam 4 buah compartemen yang sama .Dimuti muatan sebagai berikut :

Palka 1  : 172 T

Palka  2 : 224 T

Palka  3 : 272 T

Palka  4 : 176 T

Buatlah : a..Load Diagram &

b.Shear Force diagram

c.Bending Moment Diagram dan nilai

maksimum bending moment.

Jawab :

- Berat Tongkang per meter : 352 = 11 ton

32

- Berat Tongkang + Cargo per meter :

 352 + 172 + 224 + 272 + 176  = 37,375 ton

32

- Interpal jarak   32   = 8 m

4

- Berat cargo + Tongkang per meter

Palka 1   : 172  +  11 =  32,5 ton

8

Palka  2  : 224  +  11 =  39 ton

8

Palka  3  : 272  +  11  = 45 ton

8

Palka  4  : 176  +  11  = 33 ton

8

▲sarat    =     W      = 2272,5  = 1,14 m

TPC           20

Sarat rata-rata                          = 7,60 m

▲Sarat                                     = 1,14 m  +

Penambahan sarat                    = 8,74 m

Jadi sarat rata-rata kpl setelah kegiatan= 8,74 m

=>.Sebuah kapal dapat mengalami miring pada saat benda di atas air tanpa adanya pengaruh gaya dari luar.

a.Apakah sebab-sebab kemiringan tersebut ?

b.Jelaskan cara memperbaiki keadaan tersebut,agar kapal kembali tegak ?

Jawab :

a.Salah dalam pengaturanmuatan sehingga menyebabkan nilai GM kapal Negative

b.Mengshifting muatan sehingga nilai GM positif dan kapal kembali tegak / stabil

=>.Terangkan artinya tanda-tanda pada bangunan / konstruksi kapal berikut ini :

a.  ¤                   b.  Ө                     c.CL

Jawab :

a.A midship ( Tengah-tengah Kapal )

b.Plimsoll Mark (garis muat merkah kembangan )

c.Centre Line : yaitu suatu garislurus yang membagi ½ bagian kapal yang sama besar secara melintang

=>.Sebuah kapal dengan berat benaman 8000 ton mengapung di laut dengan BJ = 1,025 kg / m², memuat muatan sebanyak 300 ton.

Hitunglah : Berapa penambahan sarat kapal tersebut ?

Jawab :

Penambahan sarat    =   W

TPC

300

14

=  21,4 cm = 0,21 m

=>.Panjang kapal 90 m & sarat depan = 5,00 m, sarat belakang = 5,00 m Lcf terletak 1,5 m di belakang tengah-tengah kapal TPC=10 dan MTC= 120 t-m.

Hitung sarat barunya bila mengisi bahan bakar ebanyak 250 ton yang di tempatkan pada tanki yang titik beratnya 14 m di belakang tengah-tengah kapal

Jawab :

COT = w x d

MTC

= 250 x ( 14 + 1,5 )

120

= 3875   =  32,292 cm

120

CODF =  L1 x COT

T

½ L+1,5 x 32,292 = 16,684 cm = 0,16m

90

CODA =  COT – CODF

=  32,292 cm – 16,684 cm

=  15,608 cm

=  0,15 m

Penambahan sarat   =  W

TPC

250 = 25 cm = 0,25 m

10

Sarat Awal             :       5,00 m            5,00 m

Penambahan sarat  :     +0,25 m          +0,25 m

5,25 m             5,25 m

COD                       :     -0,16 m           +0,15 m

Final Draft              :      5,09 m             5,40 m

=>.Gambarkan & sebutkan letak bagian bangunan kapal berikut ini :

a.Sekat tubrukan ( Collision Bulkhead )

b.Gading-gading besar ( Web Frames )

c.Lunas samping ( Bilge Keels )

Jawab :

a.

                            Sekat tubrukan

       b.

Lunas Samping

c.Di pasang di lajur-lajur samping kapal yang berlunas datar. Gunanya untuk mengurangi freqwensi olengan . Besarnya daya redam dari lunas samping berbanding lurus dengan kecepatan kapal. Agar memenuhi fungsinya pemasangan lunas samping harus tepat benar. Yaitu tepat pada perpotongan garis diagonal  antara perpotongan garis lambung dengan perpanjangan luas dengan perpotongan antara garis air dengan bidang si metri dengan kulit kapal.

           W                 Garis Air                            L

                                        Diagonal

              Dasar Berganda

=>.Sebutkan di mana data-data kapal berikut ini dapat di peroleh :

a.TPC ( Ton per cm )

b.Koefisien Balok ( C B )

c.FWA ( Fress water Allowance )

Jawab :

a.Di peroleh dari DWT Scales & Hydrostatic Curves

b.Di peroleh dari DWT Scales & Hydrostatic Curves

c.Di peroleh dari DWT Scales & Hydrostatic Curves

=>.a.Garis WNA yang terletak di sebelah depan LWNA di sebelah belakang dari lingkaran Plimsoll Mark di peruntukkan bagi kapal-kapal apa saja ? jelaskan

b.Kapal-kapal tertentu dapat di berikan “ Timberk ship marks “ Jika memenuhi kondisi-kondisi itu !

c,Jelaskan peraturan-peraturan IMO ( IMO Lumber REgulatinons ) yang harus di penuhi bagi kapal muat kayu ( Timber Ship )

Jawab :

a.WNA di peruntukkan bagi :

- Kapal-kapal selain tanker yang panjang tak

> 100 m, dengan ketentuan bahwa jarak WNA di bawah W adalah 50 mm.

- Khusus untuk kapal-kapal tanki maka jarak WNA di bawah W adalah 25 mm setiap 30, 5 m panjang kapal

- Timber Ship merkah LWNA adalah The lumber Winter North Atlantik Mark. Ini segaris dengan WNA biasa di sini juga tidak ada pengurangan Free Board yang di berikan oleh peraturan .

=>.Sebuah kapal berada di pelabuhan sunga

( BJ = 1,010 ) dengan sarat rata-rata = 8,0 m. Kapal akan muat sebanyak-banyaknyaagar nanti di laut mencapai sarat rata-rata 8,1 m

Dik : TPC = 15, FWA = 150 mm.

Hitung berapa ton muatan yang dapat di muat

( pemakaian oprating load selama di pelabuhan & di sungai di abaikan )

Jawab :

DWA = FWA x 1,025 – 1000

25

= 150 x 1,015

25

= 0,09 cm

Summer Drft                =       810  cm

S – T ( 1/14×810 )        =      16,9  cm      +

T Draft di Laut             =      826,9cm

D W A                          =      0,09  cm      +

T Draft di Sungai         =   826,99 cm

Sarat Awal                   =   800,00  cm      -

▲sarat                          =    26,99  cm

W   = ▲sarat x TPC

= 26,99 cm x 15     =  404,85 ton

Muatan yg dapat dimuat sebanyak 404,85 ton

=>.Sebuah kapal berada di suatu pelabuhan dengan sarat rata-rata = 64 dm, akan melakukan kegiatan sebagai berikut :

Muat : 1000 Ton dengan titik berat muatan 5,2 m di atas lunas. Mengisi 420 Ton airtawar di tangki DB yang tinggi tangkinya 4 m dari lunas.

Bongkar :360 Ton muatan yang memiliki titik berat 10m di atas lunas. Dari data Hydrostatic Curves di dapat keterangan sbb :

Displacement = 8200 Ton. TPC = 22

KM = 12 m. Jika dik : KG awal = 11 m & setelah kegiatan nilai KM di anggap tetap, maka hitung :

a.GM akhir kapal

b.Sarat rata-rata setelah selesai kegiatan, ( pemakaian operating load selama di pelabuhan di abaikan )

Jawab :

No

Item

W

VCG

Moment

01

8.200

11

90.20

02

+

1.000

5,2

5.200

03

+

420

4

1.680

04

-

360

10

3.600

9.260          KG        93.480

KG =∑ M = 93.480 = 10,09

∑ W      9.260

GM akhir = KM – KG = 12 – 10,09 = 1,91 m

▲ Sarat = W = 1060 = 48,1cm = 0,48 m

TPC    22

Sarat rata-rata awal                  =   6,40 m

▲ Sarat                                    =   0,48 m   +

Penambahan sarat                    =   6,88 m

Jadi sarat rata-rata kpl setelah kegiatan = 6,88m

=>.Sebutkan keguanaaan dari data-2 kapal berikut ini :

a.Plimsolk Mark

b. Tonnage Mark

c.Shell Plating

Jawab :

a.Kegunaan Plimsol Mark :

- Untuk membatasi jumlah beban / muatan yang boleh di angkut oleh sebuah kapal dengan aman sesuai dengan daerah pelayarannya atau untuk membatasi sarat maksimum sebuah kapal demi keamanan ,dengan demikian menjamin kapal tersebut mempunyai daya apung cadangan yang cukup.

b.Tonnage Mark:

- Di gunakan untuk mengetahui muatan / beban yang telah di muat / di bongkar di atas kapal

c.Shell Plating :

- Untuk mengetahui / menandai plat yang akan dig anti jika ada ke bocoran / kerusakan pada plat tersebut

=>.Pada waktu kapal akan brangkat atau tiba di pelabuhan akan meminta data Ship’s Condition.

a.sebutkan isi data pada suatu Ship’s Condition

b.Untuk apa data-data tersebut ? jelaskan !

Jawab :

a.Isi data Ship’s Condition :

- Nama kapal            - Last Port

- Waktu tiba              - Next Port

- Waktu berangkat    - Deraft Depan

- Draft Tengah          - Draft Belakang

- Sisa Air Tawar        - Sisa Bahan Baker

- Sisa Lube Oil

b.Data tersebut di gunakan untuk :

- Pembuatan Port Clearance

- Laporan Owner / Agent kepada pihak Imigrasi

=>.Untuk menghitung KG akhir kapal, titik berat muatandi palka di hitung sesuai titik pusat ruang palka itu.

a.Perhitungan ini menjadi tidak  teliti jika palka berisi beberapa jenis muatan, terangkan mengapa demikian ?

b.Untuk kapal Container, jelaskan bagaimana cara menetapkanVCG ( Vertical Center Of Gravity ) muatan Container !

Jawab :

a.Karena setiap jenis muatan mempunyai di mension / ukuran yang berbeda-beda untuk menghitung KG muatan yang ada di dalam palka dengan cara di hitungtitik berat muatan yang berada di suatu palka di hitungdari lunas kapal sampai setengah tinggi muatan yang ada dalam palka.

b.Cara menetapkan VCG muatan container dengan cara di hitung setiap BAY< ROW< & TIER baik on deck maupun di dalam palka yang di hitung dari lunas ke perpotongan diagonal container.

=>.a.Sebutkan kapal-kapal apa saja yang pada plimsoll marknya di lengkapi dengan garis muat WNA ( Winter Nort Atlantic )

b.Jelaskan mengapa kapal-kapal tersebut mempunyai garis WNA ?

Jawab :

a.Kapal-kapal yang pada plimsoll marknya di lengkapi dengan garis muat WNA :

- Kapal yang berukuran panjang < 100 m

- Kapal-kapal yang berlayar di daerah Laut North Atlantic

b.Kapal-kapal tersebut mempunyai garis muat WNA karena :

- Kapal melayari daerah pelayaran samudra Atlantik utara ( Nort Atlantic ) dimana pada musim winter sering terjadi badai & topan yang cukup berbahaya bagi kapal-kapal yang berukuran tersebut sehingga untuk meningkatkan keselamatan kapal-kapal tersebut di haruskan memiliki freeboard yang lebih.

=>.Sebuah kapal berada di pelabuhan dalam keadaan miring 7º ke kanan, akan memuat sebanyak 400 ton yang di letakkan sebagian 7 m di kiri bidang simetri kapal dan sisanya 5 m di kanan bidang simetri kpl

Diketahui : Dispalacement  = 6000 ton,

GM = 1 m,tg 7º = 0,123

Ditanyakan : Hitung berat muatan yang di tempatkan di kanan dan di kiri bidang simetri kapal agar kapal dapat tegak kembali !

Jawab :

GG1 = GM x tg 7º

= 1 x 0,123

= 0,123

W

D

Mka

Mki

6000

0,123

738

-

X

7

-

7x

400x

5

2000x

-

2738 – 5x    7x

=>.Sebuah ruang muat yang terisi penuh muatan, memounyai permeabilitas 25%

a.Apa yang di maksud permeabilitas suatu ruangan di kapal ?

bTerangkan hubungan antara Permeabilitas dengan Broken Stowage dalam suatu ruang muat kapal !

Jawab :

a.Permeabilitas suatu ruangan di kapal adalah perbandingan dalam persen antara ruangan yang dapat di isi dengan sisa ruangan bila kapal kemasukan air ( bocor ), bila permebilitas 25% artinya ruangan ¼ terisi air &¼ ruangan muatan.

b.Hubungan permebilitas dengan Broken Stowage adalah :

Perm =        BS        x  100% pertons

SF ruangan

=>.Jika kapal mengalami kerusakan pada plat lambung di antara gading-gading 23 – 24 & lajur kulit kapal E – 17.

a.Terangkan maksud dari data-data tersebut !

b.Langkah apa yang perlu di lakukan jika lokasi itu berada 10 cm di bawah permukaan air ?

Jawab :

a.Maksud data-data tersebut adalah :

- Letak gading-gading 23-24 di htung mulai dari belakang kedepan yang di mulai dari gading-gading nol / buritan sampai gding nol tersebut dan lajur kulit kapal E – 17 di hitung mulai dari bawah ( pengapit lunas ) terus keatas secara alphabet : A, B, C, D sedang pemberian nol pada lajur-lajur tersebut secara berturut-turut dari belakang kedepan sampai sebaliknya.

b.Langkah yang perlu di lakukan jika lokasi berada 10 cm di bawah permukaan air :

- Kapal di miringkan

- Di Klem dengan baut dari plate bulat ( ring ) dari luar dan dalam

- Di semen

- Di pompa airnya.

=>.Anda dapat mencari GM ( Tinggi Metacentris ) dan KM di dapat dari Hydrostatic Curve dengan argument draft

a.Terangkan dengan bagan, bagaimana cara menghitung GM tersebut

b.Jelaskan bedanya jika menghitung GM dengan menggunakan priode oleng kapal.

Jawab :

a.GM    =  KM – KG

KG di dapat dari dalil moment  ∑ M

∑ W

KM di dapat dari digram metacentris / Hdrostatic Curves.

b.T    = ( 0,75 B ) 2

GM

GM= ( 0,75 B ) 2

GM

Keterangn : T  =  Periode Olengan

B  = Lebar Kapal

=>.Jelaskan mengapa terjadi Free Surface Effect pada tangki-tangki kapal yang slack di kapal.
Jawab :

- Bila dalam tangki-tangki kapal terdapat cairan yang tidak penuh maka permukaan cairan berubah / bergeser kea rah kemiringan kapal, bila kapal mengoleng maka terjadilah Free Surface Effect ( pengaruh permukaan bebas ), yang berakibat bila kapal miring maka titik G kapal akan mengalami kenaikan semu sehingga nilai GM kapal akan mengecil ( GM efektif )

a.Load Diagram :

- Palka 1  : 37,375 – 32,5  = 4,875

- Palka 2  : 37,375 – 39     = 1,625

- Palka 3  : 37,375 – 45     = 7,625

- Palka 4  : 37,375 – 33     = 4,375

b.Shear Force Diagram :

- Palka  4 : 4,375 x 8 = 26

- Palka  3 : 35 – ( 7,625 x 8 ) = -26

- Palka  2 : -26 – ( 1,625 x 8 ) = -39

- Palka  1 : -39 + ( 4,875 x 8 ) = 0

c.Bending moment diagram & nilai maksimum bending moment

=>.Sebuah kapal yang berlayar dari laut menujuke suatu perairan sungai, wajib melaporkan sarat kapal jika berada di sungai tersebut

a.Jelaskan bagaimana cara menghitungnya !

b.Terangkan terjadinya perubahan sarat kapal, jika berlayar di perairan yangberat jenis airnya berbeda.

Jawab :

a.     – Dengan Rumus berat benaman tetap yaitu :

Vol Baru    =  Vol.lama x ( BJ lama )

BJ baru

- Dengan Rumus sarat tetap yaitu :

▲ baru      =  ▲lama x ( BJ lama )

BJ baru

- FWA          =       W

40 TPC

- DWA          = FWA x ( 1,025 – BJ )

0,025

b.-Bila berat benaman kapal tetap, maka sarat kapal akan berubah.

- Bila sarat kapal tetap, maka berat benamannya akan berubah.

=>.Terangkan dengan gambar bagaimana cara menetapkan letak Centre of Gravity ( VCG ) untuk muatan – muatan :

a.Kapal container

b.Kapal Tanker

c.Kapal Barang

Jawab :

a.Dengan cara di hitung tiap BAY, ROW & TIER baik on Deck maupun di dalam palka yang di hitung dari lunas ke perpotongan diagonal container.

Gambar :

On Deck

In Hold

VCG

VCG

b.Dengan cara di hitung dengan titik berat kapal dari titik tengah diagonal muatan yang ada dalam masing-masing tanki sampai ke lunas kapal.

Gambar :

Ullage

                                                                       Liquid

VCG

=>.Jelaskan dengan gambar keadaan kapal miring karena :

a.Pengaruh kekuatan dari luar ( External Force )

b.Pembagian bobot yang tidak simetris terhadap bidang tengah kapal

Jawab :

a. Gaya dari luar ( Gambar ) :

CL

M

W                                              L

GZ = GM. Sin ø

( V Density )

Bila kapal miring karena pengaruh gaya dari luar maka titik B berpindah ke B1 miring dengan sudut senget yang sama. Di air tenang kapal hanya akan miring ke salah satu sisi saja.

b.Pembagian bobot yang tidak simetris (Gambar)

CL    Tgølist = GG /GM

Tgø W/L=GM/B

(Pengaruh GM

Negative )

W                                              L

K

Karena bobot yang tidak simetris terhadap C/L maka titik G berpindah ke titik G1 searah bobot ( letak titik G di luar C / L

=>.Buktikan bahwa :

a.Nilai TPC pada setiap sarat kapal tidak sama !

b.FWA ( mm )   =      ▲

40 TPC

Jawab :

a.TPC    =  ½ x   1      (AWP0 x AWP1) x Density

100

Untuk 1 cm density, maka AWP0 = AWP1

Jadi TPC  = ½ x   1    x 2AWP x Density

100

=   1    x AWP x Density

100

FWA  ( mm )   =         ▲

40 TPC

Pembuktian :

- Misalkan berat air laut dengan volume Vm³ = W ton & berat air laut dengan volume Vm³= W ton, maka akibatnya ( analog ) W = W / 40. W adalah berat air laut dengan Volume V yaitu bagian kapal yang di batasi oleh

W1 L1 & W2 L2 dimana W1 W2 – L1 L2 = FWA. Jadi : W     =  FWA x TPC

W     =  W / 40

→ FWA x TPC    =     W

40 TPC

Lebih lanjut dapat di jelaskan bagi kapal-kapal kecil dan semua kapal-kapal tanki berukuran kecil terhadap Free Boardnya, sementara Timber Ship mempunyai posisi titik W terlalu di atas karena supaya waktu dock di serapoleh timber yang stowagnya tidak di payungi.

b.Factor-factor tertentu kondisi batas air adalah :

- Kapal harus mempunyai bangunan haluan

( Forecastle ) tidak boleh < 0,07 panjang kapal dan tidak boleh < standart Height

- Untuk kapal-kapal yang panjang maximum 75 m maka standart Height 1,8 m

- Untuk kapal-kapal yang panjangnya 125 m maka standart Height 2,3 m

- Intermediate standart Height dapat di hitung untuk Free BoardHeight antara 75m–125 m

- Height Poop / Raises Quarter Deck di perlukan jika panjang Free Board kapal ini < 100 m

- Tanki-tanki dasarberganda di pertengahan panjang kapal harus di bagi dengan dinding kedap air membujur yang memenuhi peraturan

- Kapal-kapal timber harus mempunyai Bulkwalk tinggi 1 m dengan tambahan pengutan / special Guard Rails yang kuat setinggi 1 m

- Timber the cargo ( walau kayu di atas deck ) harus di susun padat di ikat kuat supaya tidak bergerak posiinya tidak mengganggu navigasi kapal dan pekerjaan di kapal

c.IMO Lumber Regulation

- Luas di bawah curva statis darikemiringan

0º – 40º tidak boleh < 0,08 meradiam ( kapal biasa 0,090 meradiam )

- Maximum GZ tak boleh < 0,25 m

( kapal biasa 0,2 m )

- Initial Metric Centre Height ( GM )

tidak boleh < 0,10 m

- Minimum Bow Height ( tinggi bagian haluan minimum ) untuk kapal muat kayu di ukur dari garis & summer biasa, tidak di ukur dari garis Summer untuk kapal kayu

LS ( Lumber Summer ) mark.

=>.Terangkan perbedaan antara :

a Light Load Line dengan Deep Load Line

b.Length Over All dengan Length Between Perpendicular.

c.Deepest Draught dengan Air Draught

Jawab :

a.- Light Load Line :

Yaitu berat kapal kosong hanya dengan inventaris ttp.sedangkan

- Deep Load Line :

Yaitu berat kapal seluruhnya sampai kapal mencapai draft maksimum yang di izinkan

( Light Displacement + DWT )

b.- Length Over All :

Yaitu panjang kapal yang di ukur dari titik

terjauh di haluan sampai ke titik terjauh di

buritan , di ukur sejajar lunas, sedangkan

- Length Between perpendicular:

Yaitu panjang kapal yang di ukur dari garis

tegak depan sampai garis tegak belakang di

ukur sejajar dengan lunas.

c.- Deepest Draught :

Yaitu jaraktegak yang di ukur dari titik

terendah badan kapal sampai garis air,

sedangkan

- Air Draught :

Yaitu jarak tegak yang di ukur dari titik

terendah badan kapal sampai titik di geladak

lambung.

( Panjang seluruhnya / LOA )

                         ( Panjang Menurut Kelas )

(LBP)=Panjang Lambung Bebas

( Panjang Terdaftar = RB )

( Panjang Sepanjang garis air )

LOWL

=>.Buktikan bahwa :

a.Nilai TPC pada setiap sarat kapal tidak sama !

b.FWA ( mm ) =    ▲

40 TPC

Jawab :

a.TPC = ½ x  1  x  ( AWPO + AWPI ) x Density

100

Untuk 1 cm density, maka AWPO = AWPI,

Jadi TPC = ½ x  1  x 2AWP x Density

100

=    1   x  AWP x Density

100

b.FWA ( mm )  =        ▲

40 TPC

=>.Apakah yang di maksud dengan “ Satu Periode Olengan “ kapal itu ?

Jawab :

- Satu Periode Olengan yaitu jangka waktu yang di butuhkan, mulai dari saat kpal tegak, miring ke kiri, tegak, miring ke kanan sampai kapal kembali tegaklagi.

MKa              =  Mki

2738 – 5x      =  7x

2738              =  7x + 5x

X                   =  2738

12

=  228,2 Ton

Muatan di kiri         =  228,2 Ton

Muatan di kanan     =  400 – 228,2 = 171,8 ton

=>.Sebuah kapal yang panjangnya 120 m tiba di pelbuhan dengan Draft F = 7 m, A = 8 m,

TPC  = 20, MCTC  = 100 ton, COF terletak 3 m di belakang Midship

Memuat : 800 ton dengan titik berat 50 m di depan COP : 1.200 ton dengan titik berat 30 m di depan

COP : 600 ton dengan titik berat 25 m di belakang

COF : 1.200 ton dengan titik berat 45 m di belakang COF.

Ditanyakan : Draft kapal selesai memuat ?

Jawab :

W

D

Forward

After

800

53

42400

-

1200

33

39600

-

600

28

-

16800

1200

48

-

57600

82000        74400

MT             = 82000 – 74400

= 76000

COT           =   MT   = 76000  = 76 cm

MCTC      100

COD Aft    = 1 x COT

L

= 57 x 76 = 36,1 cm

120

COD Forw  = COT – COD Aft

= 76 – 36,1

= 39,9 cm

MS   =  W Forwd – W Aft  =  2000 – 1800

TPC                        20

= 10 cm

 Forward                    After

Draft lama   :   700 cm                    800 cm

MS               :     10 cm                      10 cm  +

710 cm                    810 cm

COD            :   39,9 cm  +               36,1 cm  -

Final Draft  :   749,9 cm               773,9 cm

:   7,499 m                 7,739 m

=>.Sebuah kapal mempunyai berat benaman 8000 tones KM = 8,7 m KG = 7,6

Memuat : 250 tones KG = 6,1 m diletakkan 7,6 m di kanan C / L, 300 tones KG = 0,6 m di letakkan 6,1 m di kiri C / L

Membongkar : 50 tones KG = 1,2 m di letakkan4,6 di kiri C / L

Ditanyakan : Sudut senget kapal sekarang ?

Jawab :

GM   =  KM – KG

=  8,7 – 7,6 = 1,1 m

No

Item

W

VCG

Moment

01

8000

7,6

60.800

02

+

250

6,1

1.220

03

+

300

0,6

180

04

-

50

1,2

- 60

8500         KG           62.140

KG’ = 62.140  = 7,35 m

8500

KM = 8,7 m

KG’  = 7,35 m –

GM’ = 1,35 m

No

Item

W

D

Helling

Kanan    Kiri

01

+

8000

-

-            -

02

+

250

7,6

1900         -

03

+

300

6,1

  -         1830

04

-

50

4,6

    -         230

8500                   1900     2060

=>.Sebuah kapal dengan ▲ = 5000 ton KG = 4,57 m, akan melakukan kegiatan di pelabuhan SBB.

Muat : 2000 ton dengan titik berat muatan

3,66 m di atas lunas

Muat : 1000 ton dengan titik berat muatan

7,62 m di atas lunas. Memuat sejumlah muatan di geladak ats dengan titik berat 12,12 m di atas lunas. Selesai pemuatan GM akhir tidak boleh kurang dari 0,3 mDiketahui : KM akhir = 5,03 m

Hitunglah : Banyaknya muatan yang dapat di muat di geladak atas !

Jawab :

Diketahui :   ▲   = 5000 ton

KG  = 4,57 m

W ( + ) =  2000 ton  → titik berat 3,66 m di atas lunas

W ( + ) =  1000 ton  → titik berat 7,62 m di atas lunas

Memuat di geladak ats dengan titik berat 12,12 m di atas lunas

W

D

∑ moment

5000

4,57

22850

2000

3,66

7,320

1000

7,62

7,620

x

12,12

12,12x

8000 + X                      37790 + 12x

KG akhir   =  KM akhir – GM

=  5,03 m – 0,3 m

=  4,73 m

KG akhir    =  ∑ M

∑ W

4,73    =  37790 + 12,12x

8000 +  x

=  37790 + 12,12x

8000 + x

4,73 ( 8000 + x ) = 37790 + 12,12x

37840 + 4,73       = 37790 + 12,12x

37840 – 37790    = 12,12x – 4,73x

50      = 7,39x

X      =   50

7,39

=  6,77 tons

=>.Sebuah kapal selesai muat dengan sarat rata-rata = 86 dm, akan keluar dari pelabuhan dimana terdapat daerah dangkal yang kedalaman di peta = 74 dm. Ramalan pasang malam ini maksimum 80 cm pada jam 24.00

Jawab :

Kedalaman di peta               = 740 cm

Pasang maks. Jam 24.00      =   80 cm     +

Kedalaman air maksimum   = 820 cm

UKC                                     =   30 cm     -

Sarat yang di minta              = 790 cm

Sarat rata-rata kapal             = 860 cm     -

▲sarat                                  =   79 cm

Ballast yang harus di buang = ▲sarat x TPC

=  70 x 20

=  1400 ton

=>.a.Terangkan mengapa terjadi perubahan sarat

kapal, jika berlayar di air yang BJ nya berbeda

b.Jelaskan bagaimana cara menghitungnya !

Jawab :

a.bila kapal bergerak dari perairan yang berat jenis airnya berbeda tanpa ada perubahan dalam beratnya, maka akan mengalami perubahan sarat, hal ini terjadi karena kapal itu akan memindahkan air yang beratnya sama karena berat jenis airnya berubah maka volume air yang dipindahkan juga akan berubah.

b.Cara menghitung dapat di lihat dengan Rumus :

Berat = Volume x  BJ

 

Apabila BJ airnya bertambah maka volume air yang di pindahkan harus berkurang agar massa air yang di pindahkan tetap & sebaliknya

c.Dengan cara di hitung titik berat muatan yang berada di suatu palka di hitung dari lunas kapal sampai setengah tinggi muatan yang ada dalam palka.

Gambar :

Oooooooooooooooo   →Jarak antara

Lashing Cargo

=>.a.Sebutkan rumus yang di peroleh dari sebuah percobaan stabilitas ( Inclining Experiment )

b.Terangkan bagaimana cara menghitung GM kapal, dengan mempergunakan rumus periode olengan kapal

Jawab :

a.TgӨº   =  GG’

GM

GM     =     w x d

▲x Tg Өº

b. T        =  0,785 x B, dimana :

√ GM        T  : Periode Olengan

B  : Lebar Kapal

√GM  =  0,785 x B

T

=>.Sebuah kapal Mean Draft  =  72 dm berangkat dari suatu pelabuhan laut.Carilah nilai –nilai berikut ini ( table – table terlampir ).

a.Nilai Displacement & Dead Weight

b.Nilai TPC & MTC – 1 cm

cNilai KN pada kemiringan- kemiringan tertentu

Jawab :

a.16700 T

b.TPC = 25 MTC – 1 cm = 2,35

c.KN = 8,5º

=>.Sebuah kapal container barada di pelabuhan selama 2 hari  dengan sarat rata-rata = 76 dm , KM = 10 m , KG = 8 m maka memuat container sebagai berikut :

- 40 Unit Container 20′ di tier 84

- 20 Unit Container 40′ di tier 08

- 10 Unit Container 20′ & 15 Container 40′ di tier 82 selama di pelabuhan Daily Consumption  FO ( Fuel Oil ) = 7,5 ton dan FW = 17,5 ton.

Diketahui : a.MGW ( Max Gross Weight )

Tiap container 20′ = 22,5 ton &

tiap Container 40′ = 33,5 ton

b.VCG Tier 08 = 9 m, tier 82 = 12 m

tier 84 = 15 m

c.TPC  =  20

Hitunglah :

a.GM kapal jika nilai KM tidak berunah

b.Sarat rata-ratakapal setelah selesai kegiatan

Jawab :

2272,5   x VCG  = 28210

VCG       =  ∑ Moment = 28210 = 12,4

No

Item

W

VCG

Moment

01

+

900

15

13500

02

+

670

9

6030

03

+

225

12

2700

04

+

502,5

12

6030

05

-

7,5

2

-15

06

-

17,5

2

-35

∑ W         2272,5

GM         =  KM – KG   = 10 – 12,4  = – 2,4

GG’         =  KG baru – KG lama

=  12,4 – 8       = 4,4

Gm awal =  – 2,4

GG’         =  4,4       +

GM akhir=  2,2

=>.Jelaskan dengan gambar :

a.Cara memberi nomer gading-gading kapal

b.Cara memberi nomer & huruf pada kulit-kulit kapal

Jawab :

a.Gading-gading di beri tanda / nomer dengan angka dari belakang ke depan, penomoran di mulai dari bidang teak belakang ( cagak kemudi ) sehingga gading nol di beri nomer, Nomer urut ( + ) 1, 2, 3, 4, 5. . . . dst atau dengan huruf abjad kecil a,b,c,d,e. . . .dst atau dengan hurufabjad kecil a, b, c, d, e . .

Gambar :

                       1                   2                3

1.Kelompok gading-gading haluan

2.Kelompok gading-gading tengah

3. 0, 1, 2, 3, 4, 5

b.- Pemberian tanda pada kulit kapal  mulai dari bawah ( lajur pengapit lunas ) terus keatas secara alphabet A, B, C, D. . . dst

- Pemberian nomer kulit kapal tersebut secara berturut-turut dari belakang ke depan atau sebaliknya.

Gambar :

G1 G2 G3 G4 G5 G6 G7
F1 F2 F3 F4 F5 F6 F7
E1 E2 E3 E4 E5 E6 E7
D1 D2 D3 D4 D5 D6 D7
C1 C2 C3 C4 C5 C6 C7
B1 B2 B3 B4 B5 B6 B7
A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7

1

2

3

4

5

6

7

=>.Sebutkan dan gambarkan ketentuan konvensi SOLAS 1974 tentang letak sekat tubrukan

( Collision Bulkhead )

a.Di kapal barang

b.Di kapal penumpang

Jawab :

a.                                    b = jarak terkecil dari ketentuan

b = > 5 % L b = 10 mtr

HP                        b = < 8% L

b

        b.

                 FP

                  b

x

          p

=>.Terangkas tugas suatu Biro Klasifikasi :

Jawab :

TugasBiro Klasifikasi yaitu :

- Menetapkan dan menyempurnakan aturan dan persyaratan bagi konstruksi bangunan kapal

- Menetapkan / memmberi klas pada suatu kapal

- Mengeluarkansertifikat bagi kapal

- Melakukan pengawasan terhadap perbaikan & Docking kapal

Pencegahan Polusi

   Soal jawab pencegahan polusi

1. a.Dampak pencemaran ialah menyebabkan lingkungan laut menjadi kurang berfungsi atau tidak berfungsi lagi sesuai peruntukannya. Misalkan :

- dampak ekologi

- tempat rekreasi

- lingkungan pelabuhan dan dermaga

- perikanan

- binatang2 laut

- burung2 laut

- trumbu karang dan ekosistem

- tumbuhan dipantai dan ekosistem

- daerah yg dilindungi & taman laut

b. Kegiatan2 yg menimbulkan pencemaran laut :

- kegiatan bongkar muat kapal

- bunker, transfer minyak antara tanki     cleaning, ballasting, buangan dari slop tank, buangan dari bilges.

- kegiatan pengeboran minyak.

- kegiatan penyulingan (refinery)

- kegiatan terminal pelabuhan

- kegiatan dock galangan kapal

- kapal tubrukan

- kapal kandas

- kapal kebakaran

- kapal tenggelam

- jatuhnya muatan kelaut

- pengoperasian normal kapal

* dari ruangan permesinan :

- kebocoran bahan bakar

- kebocoran minyak

- tumpahan BBM & pelumas

- dari proses propeller & instalasi    pendingin mesin.

* dari ruang muat :

- system ballast

- pencucian tanki

- muatan tumpah / jatuh

- COW- transferring-loding/discarging

* dari ruangan akomodasi :

- kotoran manusia

- sampah (makanan/ dunnage) dll

2. a. minyak dianggap sebagai penyebab pencemaran yg potensial karena minyak digunakan oleh setiap kapal yg berlayar dilaut sehingga banyak kemungkinan akan adanya pencemaran laut oleh minyak.

b. hal2 yg dilakukan IMO untuk mengurangi pencemaran dilaut ialah membuat konvensi2 mengenai peraturan pencegahan pencemaran dilaut misalkan

- SOLAS 74

- MARPOL 73/78

- COLREG 72

- SCTW 78/95

- LL convension 66

- TMS convension 69

3. a. yang dimaksud dgn minyak campuran yaitu suatu campuran yg mengandung minyak.

b. aturan pembuangan air got kamar mesin :

- memisahkan air got dgn minyak dgn OWS.

- minyak yg masih bisa dipakai dipisahkan untuk dipakai kembali dan yg tidak bisa digunakan dibuang melalui pompa got sesuai dgn peraturan .

- air got yg sudah terpisah dari minyak dapat langsung dibuang

.

4. a. pembagian zat beracun :

1. kategori A yaitu zat cair beracun yg apabila dibuang kelaut dari pencucian tanki muatan atau dari ballast yg dimuat ditangki muatan akan menimbulkan bahaya yg besar (major hazard) baik terhadap sumber hayati laut atau kesehatan manusia atau menimbulkan ancaman serius terhadap penggunaan laut secara sah lainnya sehingga mengharuskan penggunaan alat2 penanggulangan yg lebih kuat untuk membersihkannya.

2. kategori B yaitu zat cair beracun yg apabila dibuang kelaut akan menimbulkan bahaya (hazard) baik terhadap sumber hayati laut atau kesehatan manusia atau menimbulkan ancaman terhadap penggunaan laut secara syah sehingga mengharuskan penggunaan alat anti polusi khusus.

3. Kategori C yaitu zat cair yg apabila dibuang kelaut akan menimbulkan bahaya kecil (minor hazard) sehingga membutuhkan operasi khusus untuk penanggulangan.

4. Kategori D yaitu zat cair beracun yg apabila dibuang kelaut memperlihatkan bahaya yg dapat diketahui (recognized hazard) sehingga memerlukan perhatian.

b. aturan pengawasan zat cair beracun category A :

1. sesudah selesai pembongkaran sebelum kapal berangkat tanki harus diadakan pencucian pendahuluan (pre wash) dan air pencucian dibuang ke receiption facility sampai  konsentrasi zt cair beracun dalam aliran kurang dari 0,1 % dalam berat kemudian dipompa sampai kosong kecuali untuk jenis pospor konsentrasi dalam aliran kurang dari 0,01 % dalam berat.

2. bila kemudian air ditambahkan kedalam tanki, air pencucian dapat dibuang kalau sesuai dgn persyaratan :

a. kapal barada diluar daerah khusus.

b. kapal sedang berlayar dgn kecepatan 7 knots untuk yg digerakan mesin dan 4 knots untuk yg ditunda.

c. lubang pembuangan berada dibawah garis air.

d. pembuangan pada jarak tidak kurang dari 12 mil dari daratan dgn kedalaman tidak kurang dari 25 mtr.

5. a. yg dimaksud dgn sawage ialah

- air limbah dari toilet, uronoir dan WC.

- air buangan dari ruangan medis, tempat cucian tangan atau bak cucian.

- air buangan dari ruangan hewan hidup.

- air buangan yg bercampur dgn yg tsb diatas.

b. aturan pembuangan kotoran menurut aturan 8 ANNEX IV :

- sawage yg sudah dihancurkan dan dimatihamakan dapat dibuang pd jarak lebih dari 4 mil dari daratan terdekat.

- sawage yg belum dihancurkan dan matihamakan pada jarak lebih dari 12 mil dari daratan terdekat.

- pembuangan tidak dilakukan sekaligus tetap dialirkan pada waktu kpl berlayar dgn kecepatan 4 knots.

6. a. perbedaan antara segregated ballast tank  dgn dedicated ballast tank :

segregated ballast tank : tolak bara yg diisi kedalam suatu tanki yg sama sekali terpisah dari tanki muat dan system bahan bakar (tanki permanent khusus ballast atau muatan lain dari minyak atau zat cair beracun).

dedicated ballast tank :ballast bersih yg diangkut dalam tanki muat yg digunakan untuk ballast kapal.

b. yg harus dilengkapi dgn dedicated ballast tank yaitu existing crude oil 40.000 DWT atau lebih.

7.         a. yg dimaksud dgn special area ialah suatu daerah laut dimana untuk alas an2 tehnik sehubungan dgn kondisi oceanografi dan ecologinya dan sifat tertentu dari kepadatan lalu lintas, pemberlakuan metode khusus untuk mencegah pencemaran diperlukan.

b. daerah yg dianggap daerah khusus menurut annex I :

1. mediterianian sea.

2. balatic sea.

3. black sea.

4. red sea.

5. gulf area.

6. antartic.

7. northwest European.

8. kegunaan peralatan berikut :

        a. oily water separator digunakan untuk memisahkan air dan minyak yg dipompa dari bilge (air got kamar mesin) dimana menghasilkan kandungan minyak < 100 ppm.

b. dispersant ialah digunakan untuk menetralisir tumpahan minyak.

c. interfase detector digunakan untuk menentukan batas minyak dan air sehingga pembuangan dapat dihentikan sebelum batas tersebut dicapai.

9. a. yg dimaksud dgn sampah sesuai ANNEX V marpol 73/78 ialah semua jenis sisa makanan, bahan2 buangan rumah tangga dan bahan2 buangan termasuk ikan segar dan bagian2 yg terjadi selama pengoperasian kapal yg normal & ada keharusan untuk disingkirkan dan dibersihkan secara terus menerus / berkala kecuali bahan yg ditetapkan dalam lampiran2 lain konvensi marpol.

b. kapal2 yg harus mempunyai garbage management plan:

* kapal ukuran GT 400 keatas dan setiap kapal yg bersertifikat untuk membawa lebih dari 15 orang harus membawa garbage management plan.

* isi dari garbage management plan ialah prosedur tertulis untuk pengumpulan, penyimpanan,pemprosesan dan pembuangan sampah termasukpenggunaan peralatan dikapal dan juga menunjuk orang yg melaksanakan rencana ini.

10. a. sanksi2 yg dapat dikenakan terhadap pencemaran laut :

- sanksi pidana dikenakan terhadap barang siapa yg berbuat. (termasuk awak kapal)

Menurut UU No 21 tentang pelayaran pasal 119,120  barang siapa yg melakukan pembuangan limbah tidak sesuai dgn aturan diancam hukuman penjara paling lama 5 th atau denda 120 juta rupiah dan apabila pembuangan tsb mengakibatkan rusaknya lingkungan diancam hukuman 10 th penjara atau denda 240 juta rupiah.

-sanksi perdata berupa tuntutan ganti rugi ditujukkan kepada pemilik kapal. Karena tuntutan ganti rugi tsb kadang2 jumlahnya sangat besar sehingga tidak sanggup ditanggung sendiri oleh pemilik kapal maka batas tanggung jawab diatur dalam konvensi international yg disebut international convention on civil liability for oil pollution damage 1969 yg kemudian diperbaharui th1992 sehingga sekarang dikenal dgn nama CLC 1992. kapal2 tanker ukuran DWT 2000 ton atau lebih harus menjadi anggota dan mengasuransikan tanggung jawabnya.

b. pemilik kpl boleh tidak membayar ganti rugi menurut konvensi CLC 69 amandement 92 : pemilik kapal boleh tidak membayar ganti rugi apabila dia dapat membuktikan bahwa kejadian itu disebabkan oleh :

- terjadi akibat perang atau sabotase.

- nyata2 akibat kesalahan pihak ketiga.

- diakibatkan oleh kelalaian atau akibat perbuatan yg salah dari pemerintah yg bertanggung jawab terhadap bekerjanya sarana Bantu navigasi.

11. a. yg dimaksud pencemaran ialah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain kedalam laut oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas air laut turun sampai tingkat tertentu yg menyebabkan laut menjadi kurang atau berfungsi lagi sesuai dgn peruntukannya.

b. zat2 yg berasal dari kapal yg dapat menimbulkan pencemaran yaitu:

- minyak, baik berupa muatan ataupun untuk bahan baker kapal.

- zat2 cair beracun.

- zat2 berbahaya.

- kotoran dari kapal.

- sampah dari kapal.

12. a.ANNEX I diberlakukan secara international sejak 2 oktober 1983.

b. ANNEX I diberlakukan diindonesia

diratifikasi oleh pemerintah Indonesia dgn kepres no 46 th 1986 untuk kapal2 yg berlayar keluar negeri sejak 27 oktober 1986 dan untuk kapal2 yg berlayar didalam negeri diberlakukan sejak 27 oktober 1987.

13.        a. kapal yg harus memiliki sertifikat IOPP yaitu kapal2 yg berukuran GT 150 atau lebih untuk tanker dan berukuran GT 400 atau lebih untuk non tanker.

b. instansi yg mengeluarkan sertifikat IOPP diindonesia ialah directorat perhubungan laut / DITKAPEL.

14.        a. hal2 yg harus disiapkan sebelum bunker yaitu :

- sounding tanki untuk  menentukan tanki mana yg akan diisi.

- check kran2.

- tutup lobang pembuangan dideck.

- menyiapkan PMK.

- menyiapkan peralatan pencegahan pencemaran.(SOPEP).

b. pelaksanaan bunker harus dicatat di dalam oil record book part I dan disimpan selama 3 tahun terhitung pengisian terakhir.

15. a. tujuan konvensi FUND ialah :

1. menjamin kebutuhan kompensasi yg memadai dapat tersedia untuk orang yg menderita kerugian akibat pencemaran minyak dari kapal.

2. keinginan untuk mengesahkan aturan dan prosedur international untuk menentukan tanggung jawab dan menyediakan kompensasi untuk kasus tersebut.

b. FUND mendapatkan sumber dana dari :  

importer minyak.

16. a. yg dimaksud dgn tanki ballast terpisah ialah tolak bara yg diisi kedalam suatu tanki yg sama sekali terpisah dari tanki muat dan system bahan bakar (tanki permanent khusus ballast atau muatan lain dari minyak atau zat cair beracun)

b. kapal2 yg harus dilengkapi dgn tanki ballast terpisah :

- new crude oil tanker 20.000 DWT atau lebih.

- new product oil 30.000 DWT atau lebih.

- existing crude oil tanker 40.000 DWT atau lebih.

- existing product tanker 40.000 DWT atau lebih

.

17. a. yg dimaksud dgn ballast kotor ialah ballast yg masih mengandung minyak.

b. cara pembuangan ballast kotor dari kapal tanker sesuai aturan 9 ANNEX I :

- tanker tidak dalam daerah khusus

- tanker berada lebih dari 50 mil dari daratan terdekat.

- tanker harus sedang berlayar.

- kecepatan membuang tidak boleh melebihi 30 liter permil.

- total minyak atau campuran berminyak yg dibuang tidak boleh melebihi :

* untuk kapal lama 1/15000 jumlah muatan

* untuk kapal baru 1/30000 jumlah muatan

18. fungsi dari alat2 berikut :

a. ODM dan control system ialah untuk mengontrol kadar pembuangan limbah ke laut tidak melebihi dari 15 ppm.

        b. international discharge connection ialah sambungan standar pembuangan sesuai peraturan international.

        c. Oil boom berfungsi untuk melokalisir tumpahan supaya tidak menyebar.

19.        a. ANNEX IV diberlakukan terhadap :

a. kapal baru GT 200 atau lebih.

b. kapal baru kurang dari GT 200 yg membawa lebih dari 10 orang.

c. kapal yg tidak ada surat ukur tapi membawa lebih dari 10 orang.

d. kapal lama diberlakukan 10 th setelah aturan ini enter inforce.

b. sertifikat yg dikeluarkan sesuai ANNEX IV ialah international sewage pollution prevention certificate.

Survey2 yg dilakukan sehubungan dgn sertifikat tersebut ialah:

a. initial survey.

b. periodical survey.

20.        a. emisi2 yg diawasi menurut ANNEX VI marpol 73/78 ialah :

1. emisi dari zat penipis lapisan ozone.

2. emisi nitrogen oxide (NOX) dari motor diesel.

3. emisi belerang oxid (sulphuroxid)

4. emisi dari bahan campuran organic yg mudah menguap (volatile organic compound)

5. pembakaran limbah kapal (the incinerator of ship board wastes.

6.  kualitas BBM.

b. ANNEX VI diberlakukan secara international pada tanggal 19 mei 2005.

21.        a. survey2 yg dilakukan sehubungan dengan sertifikat  IOPP ialah

1. initial survey

2. renewal survey.

3. intermediate survey.

4. annual survey.

5. additional survey.

b. tanggung jawab nahkoda sesudah kapal diberikan sertifikat IOPP ialah berkewajiban untuk melaporkan apabila terjadi kecelakaan atau kerusakan ditemui yg akan mempengaruhi kelaikan kapal atau terjadinya kekurangan perlengkapan sesuai annex ini.

22. a. persyaratan kontruksi dan perlengkapan pencegahan pencemaran untuk kapal tanker pengangkut minyak mentah ukuran 40.000 DWT ialah

kontruksi :

1. sbt

2. double hull

3. pembatasan ukuran tanki

4. slop tank & sludge tank

Perlengkapan :

1. OWS

2. ODM & CS

3. COW

4. Dispersant.

b. yg dimaksud crud oil washing ialah minyak mentah yg digunakan untuk menyemprot dinding2 tanki pada waktu bongkar untuk membersihkan sisa2 minyak yg menempel pada dinding tanki.

23.        a.kapal2 yg harus dilengkapi dgn oil record book part II ialah : setiap tanker GT 150 atau lebih.

b. hal2 yg harus dicatat dalam oil record book part II ialah :

1. pemuatan minyak.

2. pemindahan internal muatan

3. pembongkaran muatan

4. pengoperasian COW.

5. pengisian ballast ditangki muatan.

6. pengisian dedicated ballast tank.

7. pencucian tanki muatan

8. pembuangan ballast kotor

9. pembuangan dari slop tank

10.pembuangan ballast bersih dari tanki muat.

11.pembuangan residu (sludge)

12.pembuangan ballast dari DBT

13.kondisi dari OWS dan ODM

14.pembuangan karena kecelakaan

24.        a. yang dimaksud SOPEP ialah peralatan yg berguna untuk penanggulangan pencemaran minyak.

b. kapal2 yg harus dilengkapi dgn SOPEP  setiap kapal tanker GT 150 atau lebih dan non tanker GT 400 atau lebih dan apa isinya :

- bak/ bejana untuk menampung tetesan minyak.

- pasir atau serbuk gergaji.

- sekop.

- majun.

- karet busa untuk absorber.

- dispersant.

- spray applicator.

25.        a. sanksi kalau membuang minyak tidak sesuai dgn aturan ialah diancam hukuman penjara palin lama 5 th atau denda 120 jt rupiah.dan apabila pembuangan tsb mengakibatkan rusaknya lingkungan diancam hukuman 10 th penjara atau denda 240 jt rupiah.

b. awak kapal boleh membuang minyak yg tidak sesuai aturan bila :

        - untuk menjamin keselamatan kapal / jiwa dilaut.

- yg diakibatkan oleh kerusakan2 kapal / perlengkapannya setelah dilakukan perbaikan semaksimal mungkin.

- pembuangan yg telah disetujui pemerintah.

26.        a. yg dimaksud dg zat berbahaya (harmful substance) ialah setiap zat yg apabila dibuang ke laut akan menimbulkan bahaya thd kesehatan manusia thd kehidupan biota2 dilaut dan menimbulkan kerusakan atau gangguan terhadap penggunaan laut yg syah lainnya.

b. aturan mengenai tanda dan label untuk zat berbahaya yg diangkut dalam kemasan :

merk dan labeling diberi merk nama tehnik dilengkapi UN number. Merk harus  tidak dapat hilang walau terbenam dilaut selama 3 bln.

27. a. yg dimaksud slop tank ialah tanki yg khusus diperuntukkan untuk mengumpulkan air pencucian atau pengeringan dari tanki lain atau campuran berminyak lainya.

b. kapasitas dari slop tank  sesuai aturan 15 marpol 73/78 ialah minimum 3 % dari kapasitas muat kapal kecuali pemerintah menyetujui :

- 2% untuk tanker yg air pencuci dapat digunakan lagi untuk mencuci tanki lain atau dilengkapi COW dan SBT.

- 1% tanker kombinasi.

28.        a. kapal2 yg harus dilengkapi dg oil record book yaitu :

1. setiap tanker GT 150 atau lebih dilengkapi dgn oil record book Part I & II.

2. setiap kapal non tanker GT 400 atau lebih harus dilengkapi oil record book Part I.

b. hal2 yg harus dicatat dalam oil record book bagian I :

1. pengisian ballast atau pencucian tanki bahan bakar.

2. pembuangan ballast kotor atau ballast yg disimpan ditanki bahan bakar.

3. pengumpulan atau pembuangan oil residu (sludge).

4. pembuangan air got kamar mesin.

5. kondisi dari ows dan odm.

6. pembuangan karena kecelakaan.

7. pengisian bahan bakar dan lub oil.

29.        a. tujuan konvensi CLC ialah

1. menjamin kebutuhan kompensasi yg memadai dapat tersedia untuk orang yg menderita kerugian akibat pencemaran minyak dari kapal.

2. keinginan untuk mengesahkan aturan dan prosedur international untuk menentukan tanggung jawab dan menyediakan kompensasi untuk kasus tsb.

b. kapal2 yg harus memiliki sertifikat jaminan ganti rugi ialah kapal 2000 DWT atau lebih.

30.        a. yg dimaksud dgn zat cair category B ialah zat cair beracun yg apabila dibuang kelaut akan menimbulkan bahaya(hazard) baik terhadap sumber hayati laut atau menimbulkan ancaman terhadap penggunaan laut secara sah sehingga mengharuskan penggunaan alat anti polusi khusus.

b. aturan pengawasan terhadap kapal pengangkut zat cair category B :

* sesudah selesai pembongkaran tanki dicuci (pre wash) sampai sisa muatan dalam tanki tidak lebih dari 1 m³ atau 1/3000 kapasitas tanki dan dibuang ke receiotion facility kemudian apabila ditambahkan air dapat dibuang kelaut dgn persyaratan :

a. kapal sedang berada diluar daerah khusus

b. kapal sedang berlayar dgn kecepatan 7 knots untuk yg bermesin dan 4 knots untuk yg digandeng.

c. konsentrasi zat beracun dlm baling2 tidak melebihi 1 ppm.

d. pembuangan dilaksanakan tidak kurang dari 12 mil dari daratan pada kedalaman lebih dari 25 mtr.

Isyarat Visual

1.Tanda urgency Pan Pan menunjukan bahwa station yg mmanggil itu mpunyai sebuah berita yg sangat penting utk dipancarkn mengenai keselamatan sebuah kpl,pesawat udara / kendaraan lain & keselamatan jiwa.

2.Lima cara mlalui radio menyatakan kpl dlm bahaya & minta pertolonagan :

1.dgn isyarat alarm radio telegrafi yaitu 12 grs dipancarkn 1 menit panjang tiap grs 4 dtk & interval antara 2 grs  1detik.

2. isyarat radio telephoni (2 nada dipancarkn bgantian dg frequency 2200Hz & 1300Hz.

3. Isyarat2 yg dipancarkan oleh rambu2 radio penunjukj pos darurat

4. memancarkan isyarat May Day melalui radio telephoni yg diucapkan dg kata.

3. Isyarat2 1 huruf yg dpt digunakan sebagai istarat bunyi pd Colreg 1972 :

*B : saya memuat / membongkar / membawa muatan berbahaya.

*C : Ya

*D : menjauhlah dr saya,sy sukar mengolah gerak

*E : saya merubah haluan kekanan

*G : saya membutuhkan pandu

*H : di kpl sudah ada pandu

*I : sy merubah haluan kekiri

*S : sy mengoperasikan mesin mundur

*T : menjauhla dr sy,sy sedang memasang jarring pukat

*Z : sy mmerlukan kpl tunda

4.Cara yg dpt digunakan utk bisyarat sesuai kode signal 1987 :

I.Morse signaling by hand-flag or arm(isyarat morse olah bendera langan/lengan2

II.Loud Heiler/megaphone(pengeras suara)

III.Morse signaling lamp(lampu pemberi isyarat kode morse/aldis lamp)

IV.Sound signal(isyarat2 bunyi)

5.Bahasa2 resmi & berurutan kodenya yg boleh digunakn dlm bkomunikasi :

0.Belanda            5.Italia

1.Inggris              6.Jepang

2.Perancis            7.Norwegia

3.Jerman              8.Rusia

4.Yunani              9.Spanyol

6.Tujuh isyarat bahaya yg  ketahui :

1) Suatu  ledakan senjata yg ditembakan dg selang waktu kira2 1mnt

2) Bunyi secara terus2 oleh setiap pesawat pemberi isyarat kabut.

3) Roket2/peluru2 yg mmancarkan bintang2 merah yg ditembakn 1 demi 1 dg selang wkt yg pendek

4) Isyarat yg dipancarkan dg radio telephoni yg terdiri atas kata yg diucapkn May Day

5) Isyarat yg dibuat dg radio telegrafi / setiap cara pangisyaratan lain yg terdiri atas kelompok …_ _ _ … (SOS)dr kode morse

6) Kode isyarat international yg ditunjukan dg NC

7) Isyarat asap yg mengeluarkn asap bwarna jingga

7.Cara mmanggil station yg tdk dikenal dlm isyarat cahaya adlh dg mperlihatkn isyarat panggilan umum : AA AA AA

8.Data2 yg hrs dikirimkan pd procedure pengisyaratn dg cahaya :

  • ·Panggialan
  • ·Identitas
  • ·Text
  • ·Penutup

9.>Isyarat 1 huruf digunakn utk hal2 yg sangat mendesak,penting / yg dipergunakan secara umum sekali

>Isyarat 2 huruf dgunakn utk seksi umum

>Isyarat 3 huruf dgunakan utk seksi medis yg diawali M

10.Lima cara dg menggunakn table pelengkap 1 :

I.Morse signaling by hand-flags or arms

II.Loud heiler (mega phone)

III.Morse signaling lamp

IV.Sounds signal

V.International code flag

VI.Radio telegrafi 500 KHz

11.Kegunaan ular2 pengganti : memungkinkn utk mengadakan pengulangan bendera isyarat yg sama,baik bendera abjad / ular2 angka sebanyak 1 kali / lebih dlm kelompok yg sm apabila di kpl hanya trdapat 1 set bendera angka

12.Kegunaan ular2 ballas :

o Sebagai tanda decimal jika disisipkn diantara bemdera angka

o Sebagai isyarat balas jka dikibarkan ½ tiang oleh stasiun penerima pd saat ptama kali dlihat

o Isyarat telah dimengerti jk dikibarkan di puncak oleh stasiun penerima

o Apabila dikikbarkn ole kpl perang berarti kpl perang tsb ingin berkomunikasi dg kpl niaga

13.Bendera2 yg hrs dikibarkn :

a)   Meminta pandu mengibarkn bndera “G”

b)  Kpl sy sehat mngibarkn bndera “K”

c)   Sedang mbawa barang berbahaya mngibarkn bendera “B”

d)  Kpl sy segera berangkat mengibarkn bendera “P”

14.Cara mngirim berita bahaya(Distress Massage) :

§ MAY DAY

§ MARUNDA c/s:STIP

§ POSITION 30 DEGREES 24 MINUTES NORTH 100 DEGREES 30 MINUTES WEST

§ I AM ON FIRE AND REQUIRE IMMEDIATE ASSISTANCE

15.Pengisyaratan kilatan cahaya :

Ø Isyarat utk mjawab panggilan adlah TTTT

Ø Isyarat utk menghapus adlh EEEEE dst

Ø Isyarat utk identitas adlah DE

Ø Isyarat utk mengakhiri berita adlh AR

Ø Isyarat utk panggilan umum adlh AA AA AA dst

16.Syarat2 mjawab berita bahaya :

§ Kpl yg dekat hrs menjawab

§ Kpl yg jauh hrs mberi kesempatan kpd kpl yg dekat

§ Apabila komuniksi dg stasiun pantai dpt diandalkan maka kpl2 hrs mberikan kesempatan kpd stasiun pantai

§ Kpl yg jauh & tdk mungkin untk mberi pertolongan tdk diwajibkn untk mjawab berita bahaya

17.Emergency alarm signal adalah  yg berguna utk menarik perhatian org yg jaga,utk menjalankn pesawat penerima Alarm otomatik & utk mengaktifkn pengeras suara yg disetel mati.

18.Cara2 berisyarat dg menggunakn table pelengkap 1(min 5 cara) :

1) Pengisyaratan bendera dg menggunakan bendera2 morse

2) Pengisyaratan kilatan cahaya dg mgunakan simbol2 morse.

3) Pengisyaratn bunyi dg menggunakan simbol2 morse.

4) Loud hailer / pengeras suara

5) Radiotelegrafi

6) Radiotelephoni

7) Menggunakn bendera tangan / lengan2

19.Format isi berita dg menggunakn kode morse :

Bagian

Kpl pengirim

Kpl penerima

Panggilan

AA AA AA dst

TTTT

Identitas DE c/s pengr       DE c/s pengrm

c/s penrm        c/s pnrima

Text

ISI

BERITA

T

T

Penutup

AR

R

19.Isyarat bahaya adalah isyarat yg diperlihatkan secra bersama2 maupun secara terpisah yg menujukan bahaya & memerlukan pertolonagan

* Tujuh isyarat bahaya yg  ketahui :

1)     Suatu  ledakan senjata yg ditembakan dg selang waktu kira2 1mnt

2)     Bunyi secara terus2 oleh setiap pesawat pemberi isyarat kabut.

3)     Roket2/peluru2 yg mmancarkan bintang2 merah yg ditembakn 1 demi 1 dg selang wkt yg pendek

4)     Isyarat yg dipancarkan dg radio telephoni yg terdiri atas kata yg diucapkn May Day

5)     Isyarat yg dibuat dg radio telegrafi / setiap cara pangisyaratan lain yg terdiri atas kelompok …_ _ _ … (SOS)dr kode morse

6)     Kode isyarat international yg ditunjukan dg NC

7)     Isyarat asap yg mengeluarkn asap bwarna jingga

20.Arti dr berita keselamatan :

§ May Day : menunjukan bahwa sebuah kpl ,pesawat udara/kendaraan lain sedang terancam bahaya gawat & minta pertolonagan segera.

§ Pan Pan : menunjukan bahwa stasiun yg memenggil itu mpunyai sebuah berita yg sangat penting utk dipancarkn mngenai keselamtan kpl,pesawat / kendaraan lain / keselamatan org.

§ Security : mnunjkan bahwa stasiun itu akan mmancarkn sebuah berita keselamatan navigasi / mberikan peringatan2 meteorologi penting

21.Isyarat identitas adlah kelompok huruf2 & angka2 yg diberikan kpd  setiap stasiun oleh administrasinya.

22.Isyarat procedure adlh isyarat yg dibuat utk memudahkan melakuakn pengisyaratan

23.Pengisyaratan bunyi adlah setiap cara pemberian isyarat morse dg menggunakn sirine,suling,koron kabut(foghorn),lonceng / alat bunyi lainya.

24.Pengisyaratan visual adlah setiap cara komunikasi yg pengisyaratanya dpt dilihat.

25.Arti isyarat berikut adalah :

YU : sy akan bkomunikasi dg stasiun anda dg kode2 isyarat international

VF : anda hrs memancangkan isyarat identitas anda

CS : apakah nama / isyarat identitas kpl / stasiun anda?

RQ : pertanyaan / penegasan dr kelompok terdahulu hrs dibaca sebagai suatu kelompok pertanyaan.

YQ6 :

26.Arti dari kode berikut :

YV1 : kelompok2 berikut ini diambil dari kode local

AAA : titik hbs / tanda decimal utk pengisyaratan cahaya

YP : saya ingin berkomunikasi dg kpl / stasiun pantai(isyarat identitas)dg…(Tabel Pelengkap1)

27.Untuk mengetahui kebangsaan suatu stasiun dari isyarat identitas dg  cara membaca 1 karekter pertama & 2 karekter pertama dari tanda panggilan stsiun tersebut.

28.Kegunaan dari isyarat identitas :

§ Untuk berbicara dg / memanggil sebuah stasiun.

§ Untuk membicarakan / menunjukan sebuah stasiun.

29.Cara mengisyaratan angka / bilangan dg menggunakan :

§ Bendera kode : dengan ular2 angka dari kode.

§ Radio telephoni : dengan kata2 kode dari table ejaan angka.

§ Lampu Aldis : biasanya dg angka2 dlm kode morse tetapi boleh juga dieja.

30.Cara mengisyaratan Desimal dg menggunakan :

§ Bendera kode : dg menyisipkan ular2 balas dimana ular2 balas itu dikehendaki untuk mengungkapkan tanda decimal.

§ Radio telephoni : dg menggunakan kata “DECIMAL”sebagaimana dinyatakan dlm table ejaan angka.

§ Lampu Aldis : dg isyarat tanda decimal “ AAA “

31.Yang dimaksud dengan Kode Isyarat International adlah untuk memberikan cara2 & sarana2 komunikasi dlm situasi terutama yg berhubungan dg keselamatan pelayaran & orang2,khususnya jika terdapat kesulitan2 bahasa.

32.Susunan berita bahaya yg akan dikirim dg radio telephoni :

§ MAY DAY

§ Nama kapal / panggilan kpl.

§ Posisi kapal

§ Jenis bahay kapal / jenis pertolongan yg akan dikehendaki.

§ Keterangan2 lain yg akan membantu pertolongan

33.Pengisyaratan tanpa menggunakan kode morse :

GFOX                   GJAG

Pangln : AA AA AA                TTTT

Identts : DE GFOX                  DE GFOX

GJAG                         GJAG

Isi brt   :        BOAT                         T

IS                         T

SAFE                         T

Pentup :              AR                        R

34.Arti atas kelompok-kelompok berikut adalah :

PKSS : Call sign kpl yg berbendera Indonesia.

D0303 : tgl 03 bln maret

T1333 : jam 13.33menit wkt setempat.

S5,5    : kecepatan 5,5 mil/jam

35.Cara mambaca tali isyarat yg dikibarkan di taliangguk adalah dari depan ke belakang(dari haluan ke belakang/cerobong)

36.Kesulitan2 apabila mengibarkan ular2 balas pd tali angguk adalah sulit diketahui pd jarak yg jauh apakah ular2 balas tersebut dikibarkan dipuncak / setengah tiang.

37.Cara memanggil kpl lain yg belum diketahui nama panggilannya jika berisyarat dg :

§ Semboyan cahaya : memperlihatkan isyarat umum AA AA AA

§ Semboyan bendera international : memperlihatkan bendera C & Q dalam satu pancangan.

§ Radio telephoni : memperdengarkan suara ‘ CQ ‘tetapi tdk lebih dari 3 kali.

§ Semboyan bunyi :dg memperdengarkan isyarat AA AA AA

38.Prosedure berisyarat dg kilatan cahaya:

DGJL                  YCHI   

Panggln : AA AA AA              TTTT

Identtas  : DE DGJL                 DE DGJL

YCHI                 YCHI

Text        :           YU                  T

I AM                   T

GROUNDING                   T

KEEP                  T

A WAY                  T

FROM ME                  T

Penutup :              AR                 R

39.Yang dimaksud dg :

§ Isyarat 1 huruf : isyarat yg diperntukan bagi hal2 yg sangat mendesak,penting / yg dipergunakan secara umum sekali.

§ Isyarat 2 huruf : isyarat untuk seksi umum

§ Isyarat 3 huruf : isyarat yg diawali dg ‘M’utk seksi Medik.

40.Gambar pancangan bendera utk :

§ Saya memerlukan pertolongan segera : CB

41.Berita bahaya dari kpl GLORY/9VTG posisi 02 º 30 S / 106 º 00 E waktu 09.00 UTC,terbakar dan tenggelam :

§ MAY DAY

§ MV.GLORY/9VVTG

§ Posisi 02 º 30 S / 106 º 00 E

§ ON FIRE & SINKING AND REQUIRED IMMEDIATE ASSISTANCE

42.Memerlukan seorang dokter,ada pasien tdk dpt tidur : ANMDD

43.Pncangan bendera utk kelompok isyarat berikut ini :

§ RHHR

§ Z2002

bhs inggris maritim

Soal = 1

I. PLEASE TRANSLATE THE FOLLOWING PASSAGE INTO GOOD INDONESIAN !

“ STEERING A COURSE “

  Orders to the helmsman, who steers the ship, are given by the officer. The officer orders the helmsman to turn the wheel ( or helm ) to port or starboard and to steady the ship and the new compass course.

The helmsman repeats all orders given to him so that the officer knows that his orders have been understood. When the helmsman hes completed his turn at the wheel, he states clearly the course to be steered to the relieving helmsman.

When the ship is on voyage, the wind and waves as weel as the action of the propeller tend to couse the direction in which the ship is heading the change. The helmsman there fore, must counter the swing of the ship by applying the rudder in the reverse direction of that of the swing of the ship.

An experienced helmsman is able to anticipate how the ship behaves. He is therefore, able to keep the ship on the straight course and to save time on voyage. Most ships are equipped with  gyro compasses, A gyro compass is an electromechanical instrument, but every ship is equipped with magnetic compass the action of which is thependent upon the magnetism of the earth.

The rudder fitted at the stern of the ship is turn by a steering engine. If the steering engine fails, it is necessary to use an emergency steering system with which every ship must be equipped.

Answer :

“ MEMPERTAHANKAN SEBUAH HALUAN “

  Aba-aba untuk juru mudi, yang mengemudi kapal di komando oleh perwira, perwira mengomando kepada juru mudi untuk memutar kemudi ke kiri atau ke kanan dan mempertahangkan haluan pada haluan di compass.

Juru mudi itu mengulangi aba-aba yang di berikan agar supaya perwira juga mengetahuinya yang telah di komando sudah di mengerti, bila juru mudi itu sudah mencikar kemudi tersebut atas haluan untuk di kemudikannya pada juru mudi penggantinya ( applos pengganti )

Ketika kapal dalam perjalanan / pelayaran, angina dan ombak aksi sebuah mungkin dari baling-2 kapal untuk mempertahangkan haluan pelayaran bila mana kapal merubah halan, lagi pula juru mudi harus memperhatikan putaran kapal yang terterah pada radar arah putaran kapal tersebut.

Kecakapan juru mudi harus mampu / bias mengantisipasi apapun yang di kehendaki, lagi pula dia bias mempertahangkan haluan yang di kemudikan dan untuik memperhitungkan waktu pelayaran. Kapal-2 harus melengkapi dengan kompas gyro, sebuah kompas gyro adalah alat perkakas elektro mekanikal, tapi setiap kapal ada perlengkapan dengan kompas magnetic yang mana bekerja tergantung pada magnet bumi.

Mesin dan kemudiharus fit pada pemunduran dan pembelokan oleh mesin kemudi, jika mesin kemudi rusak, dia perlu menggunakan system  kemudi darurat, yang mana setiap kapal sudah menggunakannya.

Soal : 3

I. TRANSLATE THE FOLLOWING TEXT INTO BAHASA INDONESIA.

“ PRINCIPLE OF STOWAGE “

The fundamental objectives when cargo is stowed in the ship are :

1.To protect the ship.

2.To protect the cargo.

3.To obtain the maximum use of the available cubic of the ship.

4.To provide for rapid and systematic discharging and loading.

5.To provide for safety of crew and longshoremen at all times.

Answer :

1.Melindungi kapal.

2.Melindungi muatan

3.Untuk mendapatkan nilai maximum menggunakan kubik yang tersedia di kapal.

4.Untuk menetakkan system cepat bongkar muat

5.Untuk menetakkan keselamatan awak kapal dan buru pelabuhan di setiap waktu.

II. TRANSLATE THE FOLLOWING STATEMENT

INTO ENGLISH.

1.Kapal peti kemas mengangkut peti kemas ukuran 20 kaki dan 40 kaki

2.Minyak mentah di pompa ke dalam tangki

3.Tubrukan menyebabkan kerusakan berat di bagian kanan lambung kapal

4.Seluruh ABK telah meninggalkan kapal ketika kapal mulai tenggelam.

Answer :

1.The container ship to load containers with size 20 feeth and 40 feeth

2.Crude oil be pumpe in to the tank.

3.The collision that make it hapy dumiped in the starboard side.

4.All crew members have been abandon ship when the ship going to sink.

Soal : 4

I. Give Concise definition to the given terms

1.Pitching ( Ship in motion ) = Mengangguk

2.Celestial Navigation = Navigasi benda angkasa

3.Short – Sea liner = Pelayaran terdekat / antar pulau

II. Translate in to English

Ship is designed by a naval architect. Big Company have own naval architect. The Dock yard employ naval architect to design a ship for the cliend.

III. Answer the following questions completely in English.

1.Is light vessel an ordinary vessels ?

– yes it is

2.Who is the Chief Mate ?

– the person is in charge cargo stowage,

stability, and maintenance of ship

3.When is the first dog watch ?

– 00.00 – 04.00

4.What are example of odorous cargo ?

– Strong smell cargo

5. Where is the funnel usually situated on board ?

– in the aft.

Soal : 7

I. What do these abbreviation stand for

1.AOR – W =

- Atlantic Ocean Region – West

2.NAVWNG =

- Navigation Warning

3.SAR =

- Search And Rescue

4.SOLAS =

- Safety Of Life At Sea

5.GMDSS =

- Global Maritime Distress And Safety System

II.  Fill in : Question, Instruction, Advice, Recuest, information, Warning or Intention in the Space provided as appropriate.

1.Advice  =

- I will enter the fairway

2.Question =

- Do I have permission to enter the fairway

3.Instruction =

- Do not overtake the vessel north of you

4.Information =

- Dangerous wreck in position 15 degrees 35 minutes North, 061 degrees 29 minutes West.

III. Describe the position of ship A, B, C, D, E below

Example = – Ship Z is ahead

- Ship A is Starboard

Beam

- Ship B is Starboard

After

- Ship C is Stern

- Ship D is Port beam

- Ship E is Port Quarter

IV. Change these Sentences into Passive Voice

1.In addition men erect masts and derricks and various item of deck machinery are put in place

2.The electrical work, plumbing and any wood work usually are done by outside company

3.The design of a ship is governed by all economic, engineering and safety factor

v. Translate these sentences into English

1.You have to bewar e of if doing work related to electrics

2.A filter is applied to guarantee so that the oil is clean and not be oleaginous

3.Delivery of radio news is done through radio broadcaster.

Soal : 8

I. Answer the following questions completely in English.

1.Who designs ships ?

- Naval architect

2.What is the most modern type of dry cargo carrier ?

- Bulk carrier

3.Why is it more economical to run one large tanker than two smaller ones ?

- We have to calculate opration fee because more economical if run one large tanker than two smaller ones,

4.When is the second dog watch ?

- 04 : 00 – 08 : 00

5.Who is on duty during the middle watch ?

- 2nd / officer

V.Translate these sentences into eglish.

1.Lampu isyarat di gunakan juga untuk memperingatkan orang tentang suatu keadaan yang membahayakan.

- The signaling lamp is also use to warn the people about dangerous situation

2.Apabila anda ingin tahu berapa besar tekanan yang ada dalam tangki itu, harap di lihat pada alat pengukur tekanan.

- If you want to know about the pressure in the tank please look at the pressure gauge

( barometer )

3.Pada masa yang sulit ini kami di perintahkan oleh nakhoda untuk menghindari pemborosan pemakaian material.

- In this hard phase we are ordered by master to avoid of lavish in using the materials.

Soal : 11

I.      Merchant ships are designed to carry cargo. This cargo maybe devided by into two basic types : bulk cargo and general cargo . Bulk cargo consists of a single commodity is usually carried loose. General cargo consists of a fariety of goods. These goods are parked separately. Bulk cargo is carried in specially designed vessels. There fore stowage presents few problems with general cargo stowage presents many problems because each items has its own type of packaging and characteristic.

1.Answer the questions based on the above passage.

a.Why does stowage of bulk cargo present few problems ?

- Because bulk cargo consists of a single commodity.

b.Why does stowage general cargo present many problems ?

- Because each items has its own type of packaging and characteristic.

2.Find at least three ( 3 ) Passive Voices and Three

( 3 ) Active Voices in this passage, and change them into Active and Passive Voices.

- Passive Voices :

1.Merchant ships are designed to carry cargo

2.This cargo may be devided by into two basic types.

3.These goods are parked separately.

* Di ubah ke bentuk Active Voices:

1.Naval architects design merchant ships to carry cargo

2.We may devide this cargo into two basic types

3.We park these goods separately

- Active Voices :

1.General cargo consists of a variety of goods

2.Bulk cargo stowage present few problem

3.Each item has its own type of packaging and characteristic .

* Di ubah ke bentuk Passive Voices :

1.A fariety of goods are consisted by general cargo

2.Few problems are presented by bulk cargo

3.Different type of packaging and characteristic are owned by each items.

II.Answer the following question s.

1.How can a ship’s position found when out of sight of land ?

- Ship’s position can be found by using satellite

( GPS ) when out of sight of land

2.What other responsibilities of deck department besides navigating the ship safety and economically  from port to port ?

- The other responsibilities of deck department are keeps the cargo from the damage and loose.

3.Why does stowage of bulk cargo present few problems ?

- Because bulk cargo consists of a single commodity

4.Why does stowage general cargo present many problems ?

- Because each items has its own type of packaging and characteristic.

II.  PLEASE ANSWER THE FOLLOWING QUESTIONS IN ENGLISH !

1.To whom does the helmsman repeat the orders he

reseives ?

2.What does a helmsman do when he completes his

turn at the weel ?

3.Who steers the ship ?

4.Mention tho of the factors that cause the direction     of  the ship is change ?

5.How does a helmsman counter the swing of the ship ?

6.what does the action of the magnetic compass depend upon ?

7.What turn the rudder of a ship ?

Answer :

1.To officer, so that officer knows that his order have been understood

2.He states clearly the course to be steel to the relieving helmsman

3.Helmsman is.

4.The helmsman therefore, must counter the swing of the ship by applying the rudder in the reverse direction of that of the swing of the ship.

5.An expenen eed helmsman is able to anticipate how the ship behaves

6.Depend upon the m,agnetism of the earth.

7.By steering engine

Soal = 2

I. PLEASE TRANSLATE THE FOLLOWING PASSAGE INTO GOOD INDONESIAN.

“ TYPES OF MERCHANT SHIP “

Merchant ships can be classified according to what they carry. Most are designed to carry cargo, but a few still carry passengers. Cargo ships can be divided into two basic types. One type carries dry cargo, the oder carries liquid cargo, how ever cargo an OBO ship is designed to carry both. A traditional dry cargo ship is the multi – deck vessel. Her holds are divided horizontally by one or  two tween decks, because dhese make stowage of individual packages easier.

Dry bulk cargo is carried in bulk carries. These do not have “ TWEEN DECKS “ as cargo is carried loose. The most modern type of dry cargo carrier is the container ship. The carry containers of standard dimensions, consequently stowage is easier. Fruit, meat and dairyproduce are carried in refrigerated ships.

Oil tanker are the must common type of liquid cargo carrier. They are often very large, because huge cuantities of oil need to be transported and one large vessel is more economical to oprate than two smaller ones. Two oder type of liquid – bulk carrier of growing importance are the liquipied natural gas ( LNG ) carrier and the chemical carrier although chemicals can also be carried in drums in general cargo ships .

In comparison Whith cargo vessels, passenger ships are fewer in number and type. The traditional passenger ship is the passenger liner, however many carry cargo as weel. Another type of passenger vessel is the cruise ship. The most common type of it is the verry. Many of them are designed to carry vehicles, there fore these have doors.

Answer :

Kapal niaga bias di klasifikasi menurut apa jenis muatan mereka. Hampir semua di bangun untuk memuat barang, tapi masih beberapa memuat penumpang. Kapal barang bisadi bagi kedalam dua bagian tipe dasar. Satu tipe muatan kering, yang lain memuat muatan cair., bagaimanapun sebuah kapal OBO di bangun untuk memuat keduanya sebuah kapal muatan traditional kereing yang serba bias. Kapal deck, dia punya palka di bagi dengan melintang oleh satu atau dua deck bersusun, karena membuat muatan secara individu mudah tertutup.

Soal : 5

I. TRANSLATE THE FOLLOWING SENTENCES INTO GOOD ENGLISH.

1.Kapal barang umumnya di rancang untuk mengangkut muatang kering dan muatan basah.

2.Mesin jangkar adalah alat yang di gunakan untuk menaikkan dan menurungkan jangkar.

3.Bagian dek bertanggung jawab untuk melayarkan kapal dengan aman dan ekonomis dari pelabuhan ke pelabuhan.

Answer :

1.Cargo ship usually is designed for loads dry cargo andfrize cargo

2.Anchor of engine is thing be used to take up and to take down of anchor

3.As deck department is responsible to be sauld the ship with safe and economis from port to port.

III. ANSWER THE FOLLOWING QUESTIONS

1.What is the main reason of high cost in ship building

2.How is the stowage plan made ?

3.What are the dimensions of containers

4.What is the responsibility of 3rd officer on board ?

Answer :

1.It means is the ship building is very expensif

2.It depends on of the ship and cargo by chief officer

3.Containers is one of the cargo who especially carried by containers ship.

4.The responsibility of 3rd officer on board is responsibility safety equiptment and als on watch in the bridge.

IV. GIVE CONCISE DEFINITION TO THE FOLLOWING TERMS :

1. Chief officer

2.Head line

3.Starboard hand buoys

4.Monkey ladder

5.Bulk carrier

6.Chief engineer

7.Freeboard

8.Draught

9.Life boat

10.Muster list

Answer :

1.Chief officer – Is one of the officer deck department who responsibility stowage plane and so the second rank of the muster

2.Head line – Is moring line in the head position from the ship to the harbourd of boalds.

3.Starboard hand buoys – The starboard hand buoys how put in  starboard side we can see from the ship when entering situation.

4.Monkey ladder – Is step ladder usually he used with a pilot a board.

5.Bulk carrier – Bulk carrier is the big of cargo.

6.-

7.Free board – Is load have been check it means free every thing

8.Draught -Is mesuering of the ship to knows how much deep in the water.

9.Life boat – is the life saving on board for the safety when the any accident on board, example : Abandon ship, men over board

10.Muster list – Thet’s notice on board to know a

bout the ship and so a bout the rede on board.

II. Give concise definition to following terms.

1.General emergency alarm =

- Alarm is ringing when emergency to assemble all crew in muster station.

2.Muster =

- All crew assemble to muster station when hear general emergency alarm.

3.Escape route =

- From inside accommodation to the outside in emergency

4.Dragging =

- A ship is dragging in harbor and river area only

5.Abandon vessel =

- This is ordered by muster only to leave the ship in emergency.

III. Choose the right answer of the following sentences.

1.The container is designed to carry containers

2.The muster is responsibility for the ship’s, her cargo, and the safety of the crew

3.When preparing to anchor. It is necessary to take to the forecastle a hammer.

4.A traditional general cargo ship has her engine room and bridge super struesude

5.While a cadet is being trained, he is paid by his company.

IV. Translate the following sentences in to good English

1.A general cargo vessel is designed to carry dry bulk cargo and liquid bulk cargo

2.Anchor machine is used for lift on and lift off the anchor.

3.Deck department responsible to navigate the ship safety and economic from port to port.

Soal : 9

I. Give Concise definition to the following terms

1.Chief Officer =

- officer in charge of safety, Stability of the ship, Maintenance, Stowage of Cargo

2.Head Line =

- Line position to the forward bow

3.Monkey Ladder =

- The lader probably is used for emergency when

abandon the ship

4.Bulk Carrier =

- Type of ship to carry or e, grain etc.

5.Chief engineer =

- The person who is responsibility in engine room

6.Free Board =

- Distance between water line until on deck

7.Draught =

- Distance between water line until the keel

8.Life boat =

- One of the saftety equipment on board

9.Muster List =

- The List is used to explan to all crew on board and have duty when emergency.

II. Translate the text in to Indonesian.

“ Situasi Menyilang “

Ketika 2 kapal tenaga haluannya saling bersilangan dan ada resiko tubrukan maka kapal yang melihat kapal lain pada lambung kanannya wajib menyimpangi kapal itu, jika keadaan mengijingkan, hindari memotong di depan kapal itu.

III. Change in to Negative Sentence.

1.Chief Mate doesn’t go to agent office by taxi

2.Mess boy doesn’t wash the napkin every day

3.Chief engineer didn’t go to the city yester day.

4.I didn’t call boatswain last night.

5.He doesn’t get up 04.00 o’clock every day

6.Vessel must not keep clear of this area.

7.I will not pass north of the green buoy

8.Mines didn’t report in this area

9.I am not on fire and have flammable cargo on board

10.I haven’t lost one of my crew.

III.Re – write the following sentences in the four alternative ways.

1.The function of a thermometer is to measure the temperature

- We measure the temperature by using thermometer

- Temperature can be measured with thermometer

- Thermometer is a tool to measure temperature

- The temperature is measured by seaman with thermometer .

2.A fire extinguisher is used for putting out fires.

- We put out the fire by using a fire extinguisher

- A fire can be put out with fire extinguisher

- A fire extinguisher is a tool to put out the fire.

- A fire is put out by the seamen with fire extinguisher.

3.A windlass rises and lowers theanchors

- The anchors are rose and lowered by using a windlass

- A windlass is an equipment to rise and lower the anchors

- The anchors can be rose and lowered with a windlass

- The seamen use a windlass to rise and lower the anchors

4.We measure time with a chronometer.

- The time can be measured by chronometer

- The seamen use chronometer to measure time

- Chronometer is a tool to measure the time

- The time is measured by using a chronometer.

IV.Rewrite this paragraph putting most of the verbs into the passive to make it sound more formal.

When we fit out a ship, we complete her, we put in the engine. If we have not yet installed them we finish off the superstructure and construct the accommodation for the crew. In addition, men erect mast and derrick and put various item of deck machinery in place.

- When a ship is fitted out she is completed and the engine is put in. If we have not installed them, the superstructure is finished off and the accommodation for the crew is constructed. Inaddition, masts and derricks are erected and various items of deck machinery are put in place

V. Answer these sentences with complete answers.

1.Why does stowage of bulk cargo present few problems ?

- Because bulk cargo consists of a single commodity.

2.What do ship owner perform when they decide to

order new ship’s ?

- Ship owner must perform the specification of cargo, the route will be applied and the consideration.

3.Why does stowage of non containerized cargo present problems ?

- Because each items has its own type of packaging and characteristic.

Soal : 12

I. Fill the balanks the following passage with words

provided below.

Much of the work  of the deck department on board  concerns the maintenance of the ship and her  fittings. This is the responsibility of the chief officer. He and She in this charge must protect the ship from the changes sffects of salt water temperature in damaging and the action of waves.

- Her                                – the work

- the chief officer            – on board

- damaging                      – charge

- waves                            – temperature

- changes

Muatan curah kering yang di muat kapal curah tidak bias di simpang di deck bersusun sebagai muatan curah yang tertinggal . Hampir semua tipe kapal  barang moderen ini  yang muatan kering menggunakan kapal peti kemas. Muatan peti kemas yang mempunyai ukuran standar agar mempermudah ruang muatan, buah-buahan, daging, dan produk susu yang di muat di dalam pendingin kapal

Kapal tanker pada umumnya, tipe muatan cair . Mereka biasa sangat luas / besar, karena sangat besar kapasitasnya dibutuhkan bahan bakrr  di transportasi dan salah satu kapal yang sangat besar yang lebih irit untuk mengoprasikan dari pada dua kapal yang lebih kecil, ua di antara tipe dari muatan cair  muatan yang sangat bayak penting di jaga adalah muatan cair alami gas ( LNG ) muatan dan muatan chemical meskipun cemical juga bias di muat di drum di kapal general cargo.

Pada perbandingan kapal cargo, kapal penumpang adalah pada tipe dan nomor golongan terkecil,kapal penumpang yang dulu hanya kapal penumpang pantai, bagaimanapun juga banyak memuat barang sebaik mungkin , pada tipe kapal penumpang lain adalah kapal pesiar pada umumnya tipe ini adalah kapal feri, banyak dari mereka di bangun untuk memuat kendaraan, ada pintu untuk itu.

II. USE YOUR IMAGINATION AND

KNOWLEDGE TO ANSWER THESE

QUESTIONS :

1.Why are OBO ships designed to carry both liquid and dry cargo ?

2.How do “ Tween deck “ helps stowage of cargo ?

3.Why is the more economical to run one tanker that two smaller ones /

4.Why do general cargo ships sometimes carry chemicals ?

5.Why do passenger liners also carry cargo ?

Answer :

1.Because these make stowage of indifidual pade ages easier

2.Hes holds are devide horizontally by one or two tween decks

3.Because huse cuantities of orl need to be transported and one more large vessel is more economical to oprated than two smaller ones.

4.Because chemicals can also be carried in drums in general cargo ship.

5.Because the most cammon type of it is ferry.

III. CHANGE THE FOLLOWING SENTENCES INTO PASSIVE FORMS :

1.The Nautical Apprentices read some nautical books in the bridge.

2.The ships load, and discharge the cargoes at the Quay every day.

3.The Captain instructed to officer on the swatch to observe the bright stars.

Answer :

1.Some nautical books in the bridge was neaded by the nautical Apprenties.

2.The cargoes at the quay every day discharge was loaded by the ship

3.The officer on the watch to observe the bright stars is instructed by the captain.

Soal : 6

I. TRANSLATE THE FOLLOWING SENTENCES INTO ENGLISH !

1.Pandu tidak dapat naik di stasiun pandu jamuang karena cuaca buruk.

2.Bila pelampung suar berada pada arah melintang maka kami akan berbelok ke kanan.

3.Sesuai persyaratan internasional, semua alat-alat penyelamat harus di periksa dua kali dalam setahun.

4.Indonesia adalah Negara tropis, dan di sini tidak akan pernah turun salju.

Answer :

1.Pilot it doesn’t in to jamuang pilot station because the wether is not good.

2.When life boy lights at the vertical position that we going to swing to the starboard.

3.At  defend’son international rule, all safety equipments should be checked twice a year.

4.Indonesia is tropis country, and here it never going snows.

II. REARRANGE THE FOLLOWING WORDS

INTOO GOOD ENGLISH SENTENCES !

1.The – crew – the – and – cargo – saved – ship

2.Ship – by – are – trade – type – classified – merchant

3.Out – for – life rafts – keep look – sharp

4.Of – standart – containers – are – large – dimensions – cases

5.Side – on – ladder – port – rig – pilot.

Answer :

1.The ship crew saved and cargo

2.Ship type trade on classified by merchant

3.Keep look out for shap life rafts

4.Standart of containers on large di mensions cases.

5.Port side on pilot rig ledder.

III.CHOOSE ON RIGHT ANSWER PROVIDED IN EACH BRACKET !

1.Bulk carriers ( is, have, are, has ) large unobstructed holds.

2.Merchant ships ( operates, operating, operated, operate ) as tramps or liners.

3.Liquid bulk cargo is ( carry, carries, carrying, carried ) in tankers.

4.Two new container vessel ( are, will, would, shall ) launched next week.

5.The forecastle is ( situate, situates, situating, situated ) forward.

Answer :

1.Has

2.Operating

3.Carrying

4.Shall

5.Situating

Soal :10

I. Define the Following Terms

1.Classification Society =

- An institute who give a license that the ship is proper to sail

2.Independent firm of shipping consultant =

- A firm which is chose by ship owner to advise hoe should the ship to be built

3.International regulation =

- The rules which must be obey by all shipping company, ship and seamen

4.Ship owner =

- Person or company who own the ship

II.Re – write following sentences into three alternative   

ways.

1.The function of a rope sling is to lift bags and bales =

- Bags and bales are lifted by a rope sling.

- We lift the bags and bales with a rope sling

- The bags and bales can be lifted by rope sling.

2.We use derricks to lift and lower havy objects =

- Heavy objects can be lifted and lewered by derricks

- We lift and lower the heavy objects with derricks

- The heavy objects are lifted and lowered by using derricks

3.A heavy lifting beam is used for lifting locomotives and heavy logs =

- Locomotives and heavy logsare lifted by using a heavy lifting beam

- We lift the locomotives and heavy logs with a heavy lifting beam

- The function of a heavy lifting beam is to lift locomotives and heavy logs

III.Create question sentences with the underlined words, use the question words : what, who, when,etc.

1.English is a very important language because it is spoken in the world =

- What is a very important language in the world

- Why is English very important language in the world

2.The seamen attend the safety training every year

- Who do attend the safety training every year ?

- When do the seamen attend the safety training

3.The labors work very seriously

- How do the labors work ?

IV.Answer the following question with your own words

1.Why the cargo tank washed out during ballast passage and free of gas ( in a tanker ) ?

- Because it is to prevent of fire and contaminated by the old cargo

2.What type of maintenance are usually carried out on board ship when she is at sea ?

- The electrical maintenance is the type of maintenance which usually carried out on board

3.Explain clearly the phrases “ to look after “ in this sentences “ Chief engineer looks after not only the main engine but also the auxiliary engines “

- “ To look after ” in this sentence is mean watch out and control.

II. Rewrite this paragraph putting most of the verbs 

into the passive to make it sound more formal.

“ In addition, men erect masts and derricks and put various items of Deck machinery in place, Outside companies usually do the electrical work, plumbing and any wood work “

- “ In addition, masts and derricks are erected and various items of Deck machinery are put in place by men. The electrical work, plumbing and any wood work are done by outside companies.

III. Translate these sentences into English.

1.Kapal TITANIC yang beratnya 46000 ton tidak hanya kapal termodern dan terbesar yang pernah di buat pada tahun 1814 tetapi juga di anggap tidak dapat tenggelam karena mempunyai 14 ruang kedap air.

- The TITANIC with her weight 46000 tons was not only the most modern and the biggest ship which ever be built in 1814, but also considered sinkable because she has 14 double bottoms

2.TITANIC sedang berlayar menyebrangi laut yang sangat dingin yang di penuhi dengan es di ATLANTIC Utara, tiba-tiba sebuah gunung es yang sangat besar muncul di depan kapal, Setelah tanda bahaya di bunyikan kapal TITANIC berbelok tajamuntuk menghindari tubrukan langsung.

- TITANIC was in her voyage crossing the very cold and icy North ATLANTIC Sea, a big iceberg was appear in front of the bow suddenly. She turned to hard starboard to avoid the collision.

3.Tiba-tiba terasa getaran dari bawah kapal dan kapten secepatnya turun kebawah untuk melihat apa yang terjadi. Terdengar suara sangat begitu memilukan, tak seorangpun menduga kapal mengalami rusak berat. Kapten menyadari apa yang dia takuti selama ini benar-benar menjadi kenyataan.

- The tremble came from the bottom of the ship suddenly and Muster went down to know and sea what was happened. The effected sound heard, no body knew that the ship was got a heavy damage. Muster realized what he afraid during the time was come true.

Hukum Maritim

=>.- DWT:                                                                   

Yaitu selisih antara Load Displacement dng

Light Displacement

- Light Ship :

Yaitu Berat kapal kosong

- Load displacement :

Yaitu berat kapal pada sarat maksimum

- Load Line :

Yaitu sarat pada batas yang di tunjukkan pada

plimsoll mark sesuai dengan lokasi /

musimnya

- Dead Weight :

Yaitu selisih berat kapal maksimum di

kurangi berat kapal kosong

- Dumping :

Yaitu Setiap pembuangan dng sengaja limbah

atau benda lainnya dari kendaraan air

pesawat udara,pelataran atau bangunan buatan

lainnya di laut

- Zona Ekonomi Esklusif ( ZEE ) :

Yaitu suatu daerah di luar laut tritorial yang

merupakan hak yurisdiksi Negara pantai yang

bersangkutan serta kebebasan Negara lain di

atur dalam ketentuan konvensi ini

- Laut Wilayah :

Yaitu perairan selebar 12 mil laut, dalam hal

Negara kepulauan, meliputi perairan

kepulauan dan jalur laut yang berbatasan

dengan laut tritorial

- Laut Tritorial :

Yaitu suatu batas yang tidak melebihi 12 mil

laut, di ukur dari garis pangkal yang di

tentukan sesuai dengan konvensi ini

- Kawasan :

Yaitu dasar laut dan dasar samudra serta tanah

di bawahnya di luar batas-batas yurisdiksi

nasional

- Landas Kontinen :

Yaitu daerah suatu negarah yang meliputi

dasar laut dan tanah di bawahnya dari daerah

di bawah di bawah permukaan laut yang

terletak di luar laut tritorialnya, sepanjang

kelanjutan alamiah wilayah  daratannya

hingga pingiran luar tepi kontinen atau hingga

suatu jarak 200 mil, dari garis pangkal  dari

mana lebar laut tritorial di ukur .

-  Jarak Maksimal dan minimal Landas  

            kontinen

Yaitu selebar 300 mil laut dari garis pangkal

atau tidak melebihi 100 mil laut dari garis

batas kedalaman air 2500 m. Jarak landas

kontinen 200 mil laut dari garis pangkal

-  Hak Negara pantai atas Landas kontinen :

Yaitu:1.Negara pantai menjalankan hak

berdaulat di landas kontinen untuk

tujuan mengeksplorasi dan

mengeksploitasi  sumber kekayaan

alamnya

2.Hak suatu Negara pantai atas landas

kontinen tidak tergantun pada

pendudukan ( okupasi ) baik efektif

maupn tidak tetap ( National ) atau

pada proklamasi secara jelas apapun.

-  Hukum Laut:

Yaitu Rangkaian peraturan dan kebiasaan

hukum mengenai laut.

-  Zona Tambahan :

Yaitu Zona yang berbatasan dengan laut

tritorial yang tidak lebih dari 24 millaut dari

garis pangkal dari mana laut tritorial di ukur

-  Tujuan di Berlakukannya Zona Tambahan

yaitu Untuk :

1.Mencegah peraturan perundang-

undangan, bea cukai, visca, imigrasi

dan saniter di dalam wilayah atau laut

tritorialnya.

2.menghukum pelanggaran peraturan

perundang –undangan tersebut di atas

yang di lakukan di wilayah tritorialnya.

=>.- .Macam-macam Pencemaran Laut Oleh

          Kapal yaitu:

1.Pencemaran oleh minyak

2.Pencemaran ole bahan cair beracun dalam

bentuk  Curah

3.Pencemaran oleh bahan-bahan berbahaya

dalam bentuk kemasan.

4.Pencemaran oleh kotoran

5.Pencemaran oleh sampah

- SAMPAH :

Yaitu segala jenis sisa makanan, makanan

ternak, termasuk ikan segar dan sampah yang

di hasilkan oleh kapal selama pelayaran.

- Rincian singkat mengenai ketentuan tentang

pembuangan sampah berdasarkan jenis

sampah yang di hasilkan dari kapal Yaitu :

1.3 mil dari pantai untuk sampah yang sudah    di peroses / halus  dengan diameter 25 mm.

2.12 mil dari pantai untuk sampah bekas

makanan , kertas, kaca, botol dll

3.25 mil dari pantai untuk kayu, balok, tikar

( bekas terapan ) dll

-  Yang di lakukan oleh Pelabuhan / Terminal

          berkaitan dengan pemberlakuan ANNEX    

          V Yaitu :

Harus menyediakan pasilitas untuk

menampung sampah di pelabuhan /

terminal yang di singgahi oleh kapal tsb.

- Pencemaran Lingkungan Laut Yaitu :

Dimasukkannya oleh manusia secara

langsung atau tidak langsung bahan atau

energi  kedalam lingkungan laut yang

merusak, bahaya bagi kesehatan manusia,

gangguan terhadap kegiatan di laut,

penurunan kuwalitas air dan pengurangan

kenyamanan .

-  Konvensi Marpol :

Diberlakukan untuk semua kapal type apapun

yang di oprasikan di laut kecuali kapal perang

dan kapal pemerintah yang tidak di

komersilkan

-  Pada Konvensi MARPOL terdapat 6

       ANNEX    Yaitu :

1. ANNEX 1 = Peraturan tentang pencegahan

pencemaran dari kapal oleh

minyak

2. ANNEX II = Peraturan tentang pencegahan

pencemaran dari kapal oleh

bahan cair beracun dalam

bentuk curah

3. ANNEX III= Peraturan tentang pencegahan

pencemaran dari kapal oleh

barang yang berbahaya dalam

bentuk kemasan

4.ANNEX IV = Peraturan pencegahan

pencemaran oleh kotoran

5.ANNEX V  = Peraturan pencegahan

pencemaran sampah

6.ANNEX VI = Peraturan pencegahan

pencemaran udara

-  Tiga Konvensi International di bidang Maritim

Yaitu : 1. Konvensi SOLAS 1974

2. Konvensi STCW 1978

3. Konvensi MARPOL 73 / 78

-  Kegiatan bidang MARITIM yang di atur   

      dalam Konvensi Yaitu :

1. KONVENSI SOLAS 1974 :

-Mengatur tentang ketentuan-2 mengenai

keselamatan , konstruksi & keselamatan

yang harus yang di penuhi oleh kapal-2

untuk lebih menjamin keselamatan jiwa di

laut .

2. KONVENSI STCW 1978 :

-Mengatur tentang ketentuan-2 standart

pelatihan, kualifikasi dan sertifikasi yang

harus di penuhi oleh para pelaut

3. KONVENSI MARPOL :

-Mengatur tentang ketentuan-2 mengenai

konstruksi, perlengkapan dan prosedur yang

harus di penuhi  oleh kapal-2 untuk tujuan

pencegahan dan penanggulangan polusi

- Tanggung Jawab Perusahaan Pelayaran     

   Sebagai  mana di Maksud pada peraturan I /  

  14 STCW 95  Yaitu :

Perusahanan bertanggung jawab terhadap

kapal dari pemilik dan dalam menerima

tanggung jawab dimaksud telah

menyetuju untuk mengambil alih semua

tugas-2 dan tanggung jawab yang di

bebankan pada perusahaan pada

aturan ini.

- Hukum yang di Gunakan untuk Membuat

      Aturan yang pada Dunia Pelayaran/ Angkutan Laut di Indonesia baik Nasional Maupun Internasional Yaitu :

1. International / IMO Convention

( SOLAS, MARPOL, STCW, Load Line,

Tonnage, Measurement Convention )

2. CLC ( Civil Liability Convention 1969 /

1992 ) mengenai tanggung jawab ganti

rugi kerusakan lingkungan maritime.

3. Keppres No 65 thn 1980, tentang

Ratifikasi atau survey dan Sertifikasi

MARPOL

4.UU No.21 thn 1992 tentang Pelayaran.

5. ILO ( International Labour Organisation )

147 mengenai Working and Living

Condition Of Seafarers

6. Kitab Undang-2 Hukum Dagang (KUHD)

-  Berdasarkan Undang-2 No.21 thn 1992

        Pelayaran di bagi Menjadi 6 Yaitu :

1. Semua Lautan

2. Nusantara

3. Terbatas

4. Penyebrangan

5. Pelabuhan

6. Perairan, Darat

-  Langkah-2 yang di Laksanakan oleh   

        Perusahaan Pelayaran dalam melaksanakan

        STCW yaitu :

1. Para pelaut yang di tempatkan di kapal

telah memegang sertifikat yang memenuhi

syarat

2.Kapal-2 telah memenuhi persyaratan

keselamatan pengawakan kapal

3. Dokumen dan data mereka yang di

pekerjakan di atas kapal terpelihara dan

siap untuk sewaktu-2 di perlihatkan,

termasuk pengalaman , pelatihan,

kesehatan dan kompetensi terhadap tugas

yang diberikan

4. Nakhoda memiliki instruksi-2 tertulis

tentang kebijaksanaan-2 perusahaan dan

prosedur yang harus di ikuti dan di patuhi

dan memberikan bimbingan kepada para

pelaut yang baru naik kapal

5. Seluruh awak kapal secara epektif dapat

mengkoordinasikan keselamatan mereka,

pencegahan pencemaran dan keadaan

darurat

6. Para Nakhoda dan awak kapal mengetahui

akan  tanggung jawab untuk memastikan

bahwa persyaratan STCW dapat di

terapkan dan setiap awak kapal siap

melaksanakan ketentuan keselamatan

dalam pengoprasian kapal

-  Pengusaha Kapal Yaitu ;

- Seseorang atau badan hukum yang

memiliki kapal untuk pelayaran di laut

dengan membawa sendiri atau menyuruh

orang lain sebagai nakhoda

=>.-.Asuransi menurut KUHD pasal  

        426,Asuransi di definisikan sebagai berikut :

Asuransi atau pertanggungan adalah suatu

perjanjian dengan mana seseorang

penanggung mengikat diri kepada seseorang

tertanggung dengan menerima suatu premi

untuk memberikan pergantian kepadanya

karena suatu kerugian , kerusakan atau

kehilangan ke untungan yang di harapkan

yang mungkin akan di deritanya karena suatu

peristiwa yang tidak menentu.

=>Yurisdiksi Kriminal dapat di lakukan oleh  

    Negara Pantai terhadap kapal asing yang

    melintas Laut tritorialnya jika :

1.Apabila akibat kejahatan tersebut di rasakan

Negara pantai yang bersangkutan

2.Apabila kejahatan tersebut termasuk jenis yang

mengganggu kedamaian Negara tersebut atau

ketertiban laut wilayah

3.Apabila Nakhoda meminta bantuan penguasa

setempat atau oleh wakil diplomatic / konsuler

Negara bendera atau

4.Apabila tindakan yang demikian diperlukan

untuk menumpas perdagangan gelap narkotika

atau bahan psychotrofika .

=> Yurisdiksi Perdata dapat juga di lakukan oleh

     Negara pantai terhadap kapal asing yang

      melintas Laut tritorialnya jika :

1.apabila berkenaan dengan kewajiban ganti rugi

2.Melaksanakan eksekusi / penangkapan untuk

keperluan peroses perdata terhadap suatu kapal

asing  yang berada di laut tritorial  setelah

meninggalkan perairan pedalaman

=> Persyaratan yang harus di lakukan oleh  

      masing-2  kapal perang dankapal ikan asing    

     dengan hak  lintas damai melewati perairan  

     Indonesia :

1.Tidak melakukan tindakan-2 yang

membahayakan kedamaian, ketertiban dank e

amanan perairan Negara indonesia

2.Tidak di benarkan berhenti, berlabuh tanpa

alasan yang sah

3.Harus memberitahukan terlebih dahulu kepada

KASAL, dan kapal selam harus berlayar  di

permukaan air

=> Persyaratan yang harus di penuhi untuk buku

     harian kapal yaitu :

1.Di cetak di atas kertas yang bermutu baik

2.Di buat menurut bentuk dan ukuran yang telah

di tentukan

3.Di Jilit secara baik

4.di beri nomer urut pada setiap halaman

5.Halaman pertama da terakhir di tanda tangani

oleh Syahbandar / Konsul RI, halaman lainnya

di paraf

6.Di isi tiap hari oleh Nakhoda / perwira kapal

=> Hal-2 yang dilarang dalam pengisian buku

      harian kapal Yaitu :

1.mengosongkan Halaman

2.Merobek halaman

3.Menambahi sendiri halaman-2 di dalamnya

4.Menghapus tulisan-2 ( jika salah tulis cukup di

coret dan di paraf ) tidak boleh di tipe – x

=> Tujuan di adakannya VDR

      (Voyage Data recorder)

- Yaitu untuk penyelidikan atau pemeriksaan

kecelakaan kapal

=> Keperluan lain dari VDR

      (Voyage Data Recorder )

- Yaitu untuk data  pemeliharaan, monitor

efesiensi penggunaan kerusakan akibat cuaca

buruk, menghindari kecelakaan dan untuk

latihan meningkatkan keselamatan dan

pengurangan biaya oprasional

=> Tujuan di Adakannya MEH ( Marine  

      Electronic Highway Yaitu :

- Untuk meningkatkan keamanan Navigasi yang

lebih teliti

=> Peralatan yang di gunakan oleh MEH Yaitu :

1.ENCS (Electronic Navigation Chart System)

2.ECDIS (Electronic Chart Display and

Information System )

3.DGPS ( Differential Global Position System)

=> ISM CODE(international safety Management 

     Code ) :

- Yaitu suatu aturan-2 management international

yang di gunakan dengan tujuan pengoprasian

kapal yang aman dan juga untuk pencegahn

pencemaran

=>.a.Apa saja tugas pokok dari Port State

         Control ( PSC )

      b.Apa saja yang di lakukan Port State  

         Control( PSC ) pada waktu melakukan

         pemeriksaan di kapal

      c.Kapan pemeriksaan rinci akan di lakukan

          oleh Port State Control ( PSC )

Jawab :

a.Tugas pokok dari Port State Control ( PSC )

          yaitu :

- Memastikan bahwa kapal asing yang masuk

pelabuhan telah memiliki sertifikat yang

berlaku

b.Yang di lakukan Port State Control ( PSC )  

          pada wakt melakukan pemeriksaan di atas

          kapal yaitu :

- Memeriksa hal-hal sebagai berikut :

1.Dokumen-dokumen / Sertifikat-sertifikat

kapal

2.Alat-alat keselamatan di atas kapal

3.Alat-alat pemadam kebakaran

4.Keahlian / kompetensi para pelayarnya

c.Pemeriksaan rinci di lakukan oleh Port

          State Control ( PSC ):

- Bila akan memasuki / keluar dari pelabuhan

Negara setempat atau setelah selesai dok

  –  Perairan pedalaman Indonesia :

Yaitu perairan pada posisi darat garis pangkal

laut tritorial ( wilayah ) merupakan bagian

perairan pedalaman ( internal water ) Negara

tersebut.

-  Negara kepulauan  :

Yaitu suatu negarah ang seluruhnya terdiri dari

satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup

pulau-pulau lainnya .

=>.-  Pengertian PKL :

Yaitu perjanjian hukum antara pengusaha kapal

di satu pihak dan pelau sebagai pihak lain, di

mana pelaut betul-betul bekerja untuk

pengusaha kapal, sebagai awak kapal dengan

imbalan upah atau gaji.

- Tujuan PKL :

Yaitu untuk memberikan perlindungan bagi

awak kapal.

-  Isi pokok PKL :

Yaitu :1.Memuat hak dan kewajiban masing-

masing pihak

2.Upah sesuai dengan ketentuan (UMR)

-  Awak Kapal :

Yaitu semua orang yang melakukan dinas di

atas kapal dan di sijilkan pada buku sijil

termasuk nakhoda

-  Macam-macam persyaratan menjadi Awak

kapal  Yaitu :1.Memiliki sertifikat pelaut

2.Sehat jasmani dan rohani

3.Memiliki sertifikat pengukuhan

4.Memiliki PKL

5.Di sijil

6.Memiliki buku pelaut

-  Gunanya seseorang di sijilkan ;

Yaitu agar syah menjadi awak kapal

-  Kapal-kapal yang tidak wajib di sijilkan Yaitu:

1.Kapal motor yang kurang dari GT 35

2.Kapal layer yang kurang dari GT 105

3.Kapal untuk pelayaran percobaan.

-  Yang menandatangani buku sijil  :

Yaitu Nakhoda dan pejabat yang berwenang.

-  Kewajiban awak kapal yang harus di

laksanakan  oleh awak kapal sesuai dengan PKL     yaitu :

1.Melakukan tugasnya sesuai engan

kemampuan yang terbaik

2.Wajib melaksanakan pekerjaan yang di

berikan nakhoda kepadanya

3.Tidak boleh meninggalkan kapal tampa izin

Nakhoda

4.Di larang membawa barang-barang terlarang

5.Wajib membantu penyelamatan kapal dan

Muatannya

6.Mentaati ketentuan-ketentuan untuk

menegakkan ke bijakan berdasarkan PKL

-   Hal yang meliputi kesejahteraan awak kapal

berdasarkan PP.No 7 thn 2000 yaitu :

1.Jam kerja maksimal

2.Waktu istirahat minimum

3.Hak cuti tahunan

4.Hak apabila jatuh sakit atau tertimpa

keelakaan dalam dinas

5.Hak atas makan yang cukup dan tempat

tinggal yang pantas

-  Saran ITF sebelum menanda tangani PKL Yaitu

1.Jangan bekerja di kapal tanpa di lengkapi

kontrak / PKL

2. Pastikan bahwa masa berlakunya kontrak

anda telah tercantum dengan jelas

3.Pastikan bahwa pembayaran upah pokok,

lembur, dan cuti tertera dengan jelas dan

terperinci dalam kontrak

4.Jangan menandatangani kontrak yang

memungkinkan pemilik kapal menahan atau

menerimah sebagian dari upah selama masa

kontrak, anda berhak menerima semuanya

secara penuh

5.Pastikan bahwa anda di beri danmenerima

sebuah salinan kontrak yang anda tanda

tangani.

- Macam-2 Sertifikat berdasarkan SOLAS 74

Yaitu : 1.Sertifikat keselamatan kapal

penumpang.

2.Sertifikat keselamatan konstruksi kapal

Barang

3.Sertifikat keselamatan perlengkapan

kapal barang

4.Sertifikat keselamatan radio telephon

kapal barang

-  Tindakan Negara Peserta Konvensi apabila

mengetahui sebuah kapal melakukan pelanggaran

ketentuan MARPOL yang terjadi di wilayah

Yurisdiksinya Yaitu :

1.Mengusahakan agar langkah-2 penentuan di

ambil sesuai ketentuan hukumnya, atau

2. Menyerahkan informasi dan bukti-2 yang ada

tentang terjadinya pelanggaran itu kepada

pemerintah Negara bendera kapal yang

bersangkutan

=>.-  Macam-2 Surat Kapal Yaitu :

1. Sertifikat Kapal

2. Dokumen Kapal

3. Dokumen Awak Kapal

4. Dokumen Muatan

Surat Laut :

Yaitu Tanda bukti kebangsaan kapal dimana

kapal tersebut boleh memasang bendera

kebangsaan Negara pemberi surat laut.

-  Kapal yang di wajibkan memiliki Surat Laut :

Yaitu Kapal-2 dengan isi kotor 500 m³ atau

lebih  / GT 175

-  Pengganti Surat Laut yang isi kotornya lebih

kecil  dari 500 m³ Yaitu :

1..Pas Tahunan untuk kapal 20 m³ – 500 m³ /

GT 175

2. Pas Kecil untuk kapal kurang dari  20 m³ / GT

- MODEL E diterbitkan untuk :

Kapal yang belum di daftarkan atau belum di

balik namakan

- Sertifikat Kapal di Batalkan apabila :

1. Keterangan dalam Dokumen tidak sesuai lagi

2. Permintaan pemilik yang sah

3. Perolehannya tidak sah

- Sertifikat tidak berlaku apabila  :

1. Masa berlaku berakhir

2. Kapal rusak

3. Berubah Nama

4. Perubahan data Tekhnis

5. Terjadi Perombakan

6. Tenggelam

7. Di tutup / di scraft

-  Sebelum sebuah sertifikat diterbitkan  berdasarkan

undang-2 No.21 thn 1992 terlebih dahulu di

lakukan pemeriksaan yang terdiri dari :

1. Pemeriksaan pertama ( Kapal Baru )

2. Pemeriksaan tahunan ( 12 bulan )

3. Pemeriksaan tambahan ( 5 tahun )

4. Pemeriksaan antara ( antara tahunan dan

penambahan )

5. Pemeriksaan perpanjangan sertifikat

6. Pemeriksaan karena kerusakan.

3 (Tiga) macam Sertifikat berdasarkan SOLAS   

        74  Undang-2 No.21 tahun 1992 Yaitu :

1. Sertifikat Keselamatan Kapal ( SOLAS 74 )

2. Sertifikat Keselamatan Radio ( SOLAS 74 )

3. Sertifikat Garis Muat ( Load Line 1966 )

-  EXEMPTION SERTIFICATE :

Yaitu sertifikat pembebasan, yang di terbitkan

bila mana suatu pembebasan dari Persyaratan-2

yang di bolehkan  oleh Negara peserta.

-  Yang Di lakukan PSO yang berkaitan dengan

         Sertifikat kapal berdasarkan Aturan 19 BAB I

         SOLAS Yaitu :

Memastikan bahwa kapal asing yang masuk

kepelabuhan telah memiliki  sertifikat yang

berlaku

- Tindakan PSO bila mengetahui sebuah kapal tidak

sesuai  dengan apa yg di tetapkan dalam sertifikat

Yaitu PSO berwenang mengambil langkah-2

menahan kapal tersebut  dan tidak di ijingkan

berlayar sampai kapal tersebut memenuhi

ketentuan yang di tetapkan  dalam sertifikat

-  Alasan Muatan di Asuransikan  Yaitu :

1. Kecelakaan

2. Pencurian

3. Barang mengalami kerusakan

- Perinsif Utama dalam Asuransi  Angkutan 

       Laut Yaitu :

1.Insurable Interest :

- Berarti kepentingan ( Interest ) yang dapat

di pertanggungkan  ( Insurable ), di mana

tertanggung mempunyai kepentingan atas

benda atau barang yg di pertanggungkan

& benda tersebut harus legal, patut dan adil

2. Princifle Of Idemnity

3. Subrogasi Yaitu :

- Kewajiban melakukan pembayaran kerugian

kepada tertanggung selama kerugian

tersebut di akibatkan oleh resiko / bahaya

yang di tanggung oleh polis di mana barang

tersebut menjadi tanggungannya,

selanjutnya si penanggung berhak menuntut

ganti rugi kepada pihak lain yang

bertanggung jawab

- Hal-hal / Resiko-2 yang tidak di tanggung oleh

       pihak Asuransi yaitu :

1. Keadaan barang tidak baik / cacat

2. Kemasannya tidak baik

3. Keterlambatan

4. Keteledoran / kesalahan tertanggung

5. Kerusakan alamiah /Normalwear and Tear

( Karatan )

=>.-  Nakhoda  :

Yaitu pemimping tertinggi dan pemegang

kewibawaan di atas kapal / salah seorang awak

kapal yang menjadi pemimpin umum di atas

kapal  yang mempunyai wewenang dan

tanggung jawab tertentu sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku

( UU No.21 / 1992 )

- Inti Pokok yang Terkandung Dalam Regulation

      10 – 1 Chapter V SOLAS yang berkaitan dengan Kewenangan Nakhoda yang berhubungan dengan keselamatan Navigasi Yaitu :

- Nakhoda sebaiknya jangan di paksa oleh

pemilik kapal / Pencarter atau orang lain dalam

pengambilan keputusan yang berhubungan

dengan pertimbangan propesional Nakhoda

terhadap keselamatan Navigasi terutama pada

cuaca buruk dan ombak besar.

-  Macam-2 Kewajiban Nakhoda  Yaitu :

1.Nakhoda  berada di atas kapal selama berlayar,

kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa

2.Nakhoda wajib memastikan bahwa kapalnya

telah memenuhi persyaratan kelaik lautan

3.Nakhoda wajib memperhatikan dan memelihara

kondisi kapalnya tetap laik laut untuk berlayar

4.Nakhoda berhak menolak untuk melayarkan

kapalnya apabila mengetahui kapal tersebut

tidak memenuhi pesyaratan

5.Pemilik / oprator kapal wajib memberikan

keleluasaan kepada nakhoda untuk

melaksanakan kewajibannya sesuai dengan

peraturan yang berlaku

- Persyaratan Jabatan Nakhoda Sesuai dengan

      ISM CODE Yaitu :

1.Memenuhi Syarat untuk menjadi pimpinan di

atas kapal

2.Sepenuhnya memahami sms perusahaan

3.mendapat dukungan sepenuhnya, sebagai tugas

nakhoda dapat di laksanakan dengan baik

=>.Konocemen  Bill Of Loading ;

- Yaitu merupakan surat persetujuan

pengangkutan barang antara pemgirim dan

perusahaan pelayaran dengan segala

konsekwensinya yang tertera pada surat tsb.

=>.Resi Mualim ( Mate Receipt) :

- Yaitu surat tanda terima barang / muatan di atas

kapal sesuai dengan muatan tersebut yang di

tanda tangani oleh Mualim – 1

=> Berdasarkan ketentuan yang di sebutkan pada

      Bab II – 1 ( SOLAS ) berkaitan dengan

      konstruksi  kapal, persyaratan yang di tetapkan  

      mengenai  instalasi mesin dan listrik Yaitu :

- Persyaratan mesin dan listrik di deain untuk

memastikan bahwa pelayanan untuk keselamatan

kapal, penumpang dan awak kapal  tetap

terpelihara  dalam beban kondisi keadaan Darurat

=> Contoh ketentuan perinsif  mengenai konstruksi

     perlindungan kebakaran, deteksi dan pemadam

     kebakaran yaitu :

1.Dilarang memakai Material yang mudah terbakar

2.Deteksi setiap Kebakaran dalam zona asal

3.Penahanan dan pemadaman setiap kebakaran

dalam ruang asal

4.Siap tersendiri alat pemadam kebakaran

5.Pemisahan ruang-ruang akomodasi dari sisa

ruang kapal dengan batas-2 secara structural dan

yang berkaitan dengan panas.

=>.Docomen manakah menunjukkan seseorang bekerja di  :

a.Perusahaan pelayaran

b.Di atas kapal

Jawab :

a.Documen yang menunjukkan seseorang bekerja pada perusahaan pelayaran adalah surat perjanjian kerja laut ( PKL )

b.Dokumen yang menunjukkan seseorang bekerja di atas kapal adalah Buku pelaut dan sijil awak kapal

=>.Tuliskan kewajiban-kewajiban awak kapal :

      Jawab :

Kewajiban-kewajiban awak kapal yaitu :

- Wajib melakukan tugasnya sesuai dengan kemampuan yang terbaik

- Wajib melakukan pekerjaan yang di berikan oleh Nakhoda

- Tanpa izin Nakhoda seorang awak kapal tidak boleh meninggalkan kapal

- Dilarang membawa barang-barang yang terlarang

- Wajib membantu penyelamatan kapal dan muatannya

=>.Jelaskan siapakah yang di maksud dengan :

a. Pengusaha Kapal

b. Perwira Kapal

Jawab :

a.- Yang di maksud dengan pengusaha kapal adalah Seseorang atau badan hokum yang memiliki kapal untuk pelayaran di laut dengan membawa sendiri atau menyuruh orang lain sebagai Nakhoda

b.Perwira kapal yaitu seorang awak kapal dimana di berikan / di sijilkan dengan / ebagai pangkata / jabatan perwira.

=>.a.Tuliskan 3 ( tiga ) Konvensi Internasional di 

         bidang maritime yang bersifat public

  b.Tuliskan kegiatan maritime apakah yang di  

      atur

  c.Organisasi Internasional apakah yang

memperakarsainya.

Jawab :

  a.Tiga ( 3 ) konvensi international di bidang  

      maritime yangbersifat public yaitu :

- MARPOL

- SOLAS

- STCW

       b.Kegiatan Maritime yang di aturyaitu :

- MARPOL : mengatur tentang pencemaran polusi

- SOLAS : mengatur tentang keselamatan di laut

- STCW  : Mengatur tentang sertifikat kelayakan / competency para pelayar.

c.Organisasi International yang memperakarsainya yaiti International Maritime Organisation ( IMO )

  –  Jenis-jenis PKL menurut KUHD 398.PKL dapat 

      di laksanakan dengan 3 macam ikatan kerja

      Yaitu :

1.Untuk perjalan satu / lebih

2.Untuk jangka waktu tertentu

3.Untuk jangka waktu sembarang / hingga

adapemberitahuan ( dengan tenggang

penghentian 3x 24 jam )

-  Hal-hal pokok yang tercantum dalam PKL

yaitu :

1.Nama dan tempat tanggal lair pelaut

2.Tempat, hari dan tanggal di adakannya PKL

3.Penunjukan kapal di mana awak kapal akan

melaksanakan tugasnya

4.Jabatan pada waktu memasuki dinas

5.tempat, hari dan tanggal permulaan

menjalangkan dinas di kapal

6.Ketentuan tentang hak libur

7.Ketentuan upah yang akan di bayar

-  Mulai berlakunya PKL Yaitu :

setelah di tanda tangani PKL tersebut.

-  PKL berakhir Yaitu :

Pada waktu yang di tentukan sesuai

persetujuan ke dua belah pihak atau secara

biasa dan secara luar biasa ( alas an yang

mendesak ).

-  Berakhirnya PKL dapat di karenakan alasan

        wajar  Yaitu :

1.Waktu perjanjian berakhir

2.Pelaut meninggal dunia

3.Persetujuan ke dua belah pihak

4.Perjanjian tidak sah

5.Salah satu pihak tidak setuju dalam

jangka percobaan ( 3 bulan )

6.Perusahaan di likuidasi, atau karena

alasan mendesak

7.Awak kapal beindak indispliner

8.Pelaut memberikan keterangan palsu

9.Pelaut tidak cakap / kompeten

10.Pelaut merusak harta majikan

dengan sengaja

- Sijil Awak Kapal :

- Yaitu daftar semua orang yang melakukan

dinas awak kapal yang di syahkan oleh

syahbandar

-  Rating :

- adalah anak buah kapal / orang-2 yang bekerja

di atas kapal yang posisinya sebagai anak buah

atau semua yang di sebut awak kapal kecuali

nakhoda dan perwira

=>. -.Konvensi yang mengatur tentang kewajiban  

          ganti  rugi akibat pencemaran oleh minyak     

          Yaitu :

1.The International Konvention On Civil

Liability For Oil Pollution Damage 1969

2.The International Konvention On

Estabilishment Of An International Fund

For oil Pollution Damage.

- Nama Sertifikat pencemaran minyak Yaitu :

IOPP ( International Oil Pollution

Prevention Certificate )

- Empat Lembaga penjamin  berhubungan

          dengan

Ganti Rugi akibat pencemaran Laut oleh minyak

1.TAVALOP (Tanker  Owner Voluntary

Agreement Concerning  Liability For Oil

Pollution) yang didirikan pada tahun 1969 di

bentuk oleh para pemilik kapal tanker

2.Crystal (Contract Regarding and Interim

Supplement to Tanker Liability For Oil

Pollution)

Di dirikan pada tahun 1971 di bentuk oleh

pemilik minyak yang di angkut oleh kapal

tanker  anggota TAVALOP

3.IOPC FUND (International Oil Pollution

Convensation FUND) yang berdiri pada tahun

1971 dan beranggotakan Negara-negara yang

telah meratifikasi Konvensi Fund 1971

4.P & I CLUB (Protection and Idemnity Club)

yaitu yang merupakan gabungan dari beberapa

perusahaan asuransi

-  Tindakan PSC bila mengetahui sebuah kapal

        tidak  memenuhi syarat-2  :

Yaitu PSC dapat mengambil langkah-2

tindakan untuk memastikan bahwa kapal tidak

akan berlayar hingga kapal benar-2 tidak

membahayakan para penumpang, awak kapal

atau kapal itu sendiri.

- Tujuan Port State Control Yaitu :

- untuk memperbaiki pemenuhan berbagai

konvensi yang di maksud untuk mengurangi

kecelakaan  dan pencemaran

=>.- Alasan di berlakukannya STCW 78

        Amandemen  95 Yaitu :

1. Konvensi-2 yang ada belum secara tepat

menjabarkan standart konvetensi sehingga

dapat menimbulkan  interpretasi yang

berlainan.

2. Ratifikasi suatu Negara terhadap konvensi

tidak menjamin pelaksanaan ketentuan yang

di  tetapkan

3 .Konvensi yg ada belum mampu menampung

perkembangan system managemen kpl abad 21

- Hal-2 baru yang dimunculkan pada   

        Amandemen  95 Yaitu :

1. tanggung jawab tambahan terhadap perusahaan

Pelayaran

2. Keseragaman penjabaran standar Konpetensi

3. Langkah-2 baru untuk menjamin pelaksanaan

oleh setiap Negara

- Pihak-pihak yang terkait dengan STCW 1995

Yaitu : 1. IMO

2. Pemerintah Negara Anggota IMO

3. Balai Pendidikan Maritim

4. Perusahaan Pelayaran

5. Port State Control

-  Latar Belakan di Terbitkannya STCW 1995 Yaitu

STCW 1978 sudah mulai di rasakan tidak

efektif, karena tidak ada keseragaman dalam

menetapkan standar kompetensi yang harus di

penuhi oleh para pelaut, karena standar kualitas

ditentukan sendiri oleh masing-2 negara ,

sehingga timbul interpretasi yang berbeda-2 .

Disamping itu meningkatnya kecelakaan

pelayaran karena kualitas dan kompetensi para

pelaut yang kurang, sehingga semakin menuai

keritik terhadap kredibilitas STCW 1978 yang

di terima oleh masing-2 negara anggota IMO.

Yang di kenal dengan refisi STCW 1995

-  STCW Amandemen 95 dan STCW CODE

Memberikan tanggung jawab kepada :

1. Perusahaan :                                                                

- Perusahaan adalah pemilik kapal aau

organisasi lain atau seorang manajer atau se

orang pencarter yang menerima tanggung

jawab pengoprasian kapal telah menyetujui

untuk mengambil alih semua tugas-2 dan

tanggung jawab sesuai peraturan.

2. Nakhoda / Awak Kapal :

- Dari perusahaan memiliki tanggung jawab

untuk memastikan bahwa kewajiban yang di

berikan untuk keselamatan pengoprasian

kapal.

-  Yang di tetapkan STCW tentang Pengawakan

        Yaitu :

- Kapal-2 di Awaki dengan awak kapal yang

memenuhi persyaratan keselamatan

pengawakan yang di aplikasikan oleh

administrasi.

-  Pengertian Perusahaan Pelayaran yang di    

        tetapkan STCW 78 dan STCW CODE 1995   

         Yaitu :

- Pemilik kapal atau organisasi lain atau

seorang manajer atau pencarter yang

menerima tanggung jawab pengoprasian

kapal, telah menyetujui untuk mengambil alih

semuah tugas-2 dan tanggung jawab sesuai

peraturan.

=> Sovereignty adalah hak kedaulatan penuh suatu 

     Negara terhadap suatu wilayah perairan dalam

     hal :

1.Melakukan eksplorasi, eksploitasi, pengelolaan

dan konservasi sumber daya alamnya.

2.Melakukan riset ilmiah kelautan serta

perlindungan dan pelestarian lingkungan

3.Melakukan pengawasan atas masalah-2 bea

cukai, viscal, imigrasi atau kesehatan

4.Melakukan pengamanan untuk menjaga ke

amanan dan kedaulatan Negara, dan bila perlu

melakukan penahanan terhadap kapal yang

melakukan pelanggaran hukum di wilayah

laut tsb.

=> Familirisasi :

- Yaitu pelaut yang di tempatkan di kapal

manapun mengenal dan memahami tugas khusus

yang di berikan kepadanya yang berhubungan

dengan semua penataan kapal, instalasi,

prosedur, perlengkapan dan karakteristik kapal

berkaitan dengan tugas rutin maupun keadaan

darurat.

=> Familirisasi Meliputi Hal-2 :

1.Kebijakan keselamatan lingungan

2.Dokumen Safety Managemen System

3.Tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan

4. Pemahaman aspek keselamatan

5. Peralatan keselamatan dan pencegahan

pencemaran

6. Peran pada situasi keadaan darurat

7.Kondisi dan cirri-2 kapal

=> Kepada Siapa dan kapan Familirisasi di lakukan

1. Awak kapal yang baru naik kapal

ataunpindahan dari kapal lain, harus diberi

Familirisasi sebelum naik kapal

2. di lakukan sesuai jabatan

3. Dapat juga di lakukan di atas kapal

=> Tanggung Jawab Eksplisit :

- Berarti mensyaratkan pada perusahaan untuk

memastikan bahwa para pelaut yang di

pekerjakan di atas kapal adalah kompeten,

berkualifikasi  dan dapat melaksanakan

tugasnya dengan benar selamat dan efektif

=> Lintas Damai :

- Yaitu dimana suatu lintasan yang tidak

merugikan kedamaian, ketertiban dan

keamanan Negara pantai

=> Perauran Undang-2 No.6 thn 1996 tentang lalu  

lintas  damai kapal asing dalam perairan Indonesia

Yaitu :

1. Keselamatan Navigasi dan pengaturan lalu

lintas maritime

2.Perlindungan alat-2 bantu dan Fasilitas Navigasi

serta fasilitas instalasi lainnya.

3.Perlindungan kapal dan pipa laut

=> Tindakan kapal Asing yang membahayakan 

      ketenteraman dan ketertiban Negara pantai

 ( dalam  menggunakan lintas Damai )adalah :

1.setiap ancaman / penggunaan kekerasan

terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah /

kemerdekaan politik Negara pantai

2.Setiap latihan / praktek dengan senjata macam

apapun

3.Setiap perbuatan yang bertujuan untuk

mengumpulkan informasi yang merugikan bagi

pertahan / keamanan Negara pantai

4.Setiap perbuatan propaganda yang bertujuan

mempengaruhi pertahanan / keamanan Negara

pantai

5.Peluncuran, pendaratan / penerimaan pesawat

udara di atas kapal

6.Bongkar / muat komoditi, mata uang / orang

yang bertentangan dengan perundang-2ngan

bea cukai, viscal, imigrasi dan sanitary Negara

pantai

7.Setiap perbuatan pencemaran dengan sengaja

dan merusak, yang bertentangan dengan

ketentuan konvensi ini

8.Setiap kegiatan perikanan

9.Kegiatan riset dan survey

=>.a.- Gambarkan Bagan dari pembagian perairan

            bagi  sebuah Negara Pantai.

    – Tuliskan kegiatan Maritime apakah yang di

       atur

      b.Alur-alur manakah di dalam laut wilayah sebuah   Negara di sediakan untuk pelintasan kapal-kapal asing

c.Bagaimanakah penetapan bata laut wilayah Negara Indonesia.

Jawab :

a.- Gambar :         landas kontinen

- Kegiatan Maritime yang di atur yaitu :

1.Hak Negara pantai atas landas kontinen.

2.Lintas Transit

3.Lintas damai

b.Alur-alur di dalam laut wilayah sebuah Negara di sediakan untuk pelintasan kapal-kapal asing yaitu :

- Di selat yang di gunakan untuk pelayaran international antara satu bagian laut lepas atau ZEE dan bagian laut lepas atau ZEE lainnya.

c.Penetapan batas laut wilayah Negara Indonesia yaitu :

- Lajur laut selebar 12 mil laut yang terdiri dari garis lurus pada dasar laut yang menghubungkan titik terluar dari pada garis rendah dari pada pulau-pulau atau bagian pulau-pulau yang terluar dalam wilayah indonesiadan ketentuan bahwa jika ada selat yang tidak melebihi 24 mil laut dan Indonesia tidak merupakan satu-satunya Negara tepi, maka garis batas laut Indonesia di tarik pada tengah laut.

=>.a.Sebutkan fungsi dari pada Buku Harian Kapal

b.Jelaskan apakah yang di maksud dengan Note Of Protes ( Kisah kapal )

c.Antara Buku harian kapal dan kisah kapal keduanya dapat berfungsi sebagai bahan pembuktian dan sumber data bagi hakim, jelaskan yang mana di antara keduanya yang mempunyai hokum yang lebih kuat.

Jawab :

a.Fungsi daripada Buku harian kapal adalah :

- Sebagai bahan pembuktian dan merupakan sumber data bagi hakim jika terjadi sengketa sedangkan untuk pemerintah buku ini di gunakan untuk alat pengawasan terhadap kapal, Nakhoda dan para pelayar

b.Yang di maksud dengan Note Of Protes

( Kisah Kapal ) yaitu :

- Suatu akta otentik yang di buat di hadapan Syahbandar atau konsul mengenai kejadian-kejadian selama pelayaran yang di gunakan sebagai bahan bukti pada peruses-proses kerusakan.

c.Di antara keduanya yang mempunyai hokum yang lebih kuat yaitu :

- Buku harian kapal karena penyusunan kisah kapal adalah berdasarkan catatan-catatan dalam buku harian kapal yang di jabarkan lebih lanjut dalam kisah kapal.